Bab 254 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Jasmine buru-buru menjawab, "Kakek, silakan katakan apa yang Kakek ingin aku lakukan!"

Tuan Moore tiba-tiba berkata, "Aku ingin kamu menjadikan Tuan Wade sebagai menantu dari keluarga Moore!"

"Apa?" Semua orang yang hadir di ruang tamu, termasuk Jasmine, hanya bisa menatap Tuan Moore dengan kaget.

Saat ini, Jasmine merasakan ledakan rasa gembira di hatinya.

Namun, dia masih sangat berhati-hati dan berkata, "Kakek, Tuan Wade... sudah menikah."

"Memangnya kenapa?" orang tua itu menjawab dengan tegas. "Aku tidak peduli, apakah dia sudah menikah atau apakah dia memiliki banyak istri atau simpanan. Bahkan, jika dia memiliki banyak anak, kita harus mendapatkan hatinya! Aku ingin memiliki menantu seperti dia. Jika dia adalah menantu keluarga Moore, maka bisnis keluarga Moore pasti akan meningkat secara luar biasa dan kita juga akan dapat naik tingkat di antara keluarga-keluarga berpengaruh dan bergengsi lainnya. Keluarga Moore akhirnya akan memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu keluarga paling kuat di negara ini!"

Jasmine ragu sejenak, tapi dia memiliki harapan yang sangat kuat di hatinya.

Setelah itu, dia menatap Tuan Moore sebelum dia menjawab, "Oke, Kakek. Aku mengerti."

Tuan Moore tertawa sebelum berkata, "Bagus! Bagus! Bagus! Jika kamu membuat Tuan Wade menjadi menantu keluarga Moore, aku akan menjadikanmu kepala keluarga Moore berikutnya, Jasmine!"

Semua orang kaget saat mendengar kata-kata Tuan Moore.

Bagaimana bisa dia memberikan posisi kepala keluarga Moore kepada seorang wanita?

Namun, Tuan Moore baru saja berjanji padanya!

Dan dia tidak pernah melanggar satu janji pun dalam hidupnya!

Untuk pertama kalinya dalam hidup mereka, semua anggota keluarga Moore memiliki pemikiran yang berbeda...

***

Akhirnya Charlie sampai di rumah, saat itu sudah pukul sepuluh malam.

Begitu dia masuk ke rumah, dia terkejut melihat keluarganya duduk di ruang tamu dengan ekspresi serius.

Ketika Elaine melihat Charlie, dia mulai bertanya. "Charlie, kamu habis dari mana? Tahukah kamu jam berapa sekarang? Bagaimana kamu keluar begitu lama? Apakah kamu masih menganggap ini sebagai rumahmu?"

Charlie hendak menjawab pertanyaan Elaine, tetapi saat ini, Claire tiba-tiba mengerutkan kening dan berkata, "Bu!"

Elaine tidak bisa lagi menanyai Charlie.

Setelah Charlie meletakkan sayuran di atas meja, dia bertanya dengan santai, "Apa yang kalian bicarakan? Mengapa kalian semua terlihat begitu serius?"

Jacob bertanya, "Apakah kamu mendengar tentang berita besar di Aurous Hill hari ini?"

"Berita apa?"

"Millenium Enterprise sudah bangkrut, karena semua perusahaan memutuskan mengakhiri kemitraan mereka dengan perusahaan itu. Selain itu, semua kreditor perusahaan juga muncul di depan pintu kantor mereka hari ini untuk menagih uang mereka. Perusahaan itu bangkrut dalam semalam dan mereka berutang beberapa miliar dolar di luar negeri. Bos perusahaan, Peter Murray, sangat putus asa sehingga dia melompat dari gedung hari ini dan dia sekarang dalam kondisi kerusakan otak..."

Charlie bersikap seolah-olah dia sama sekali tidak menyadari masalah ini dan dia bertanya dengan heran, "Oh? Betulkah? Kasihan sekali."

Jacob menggelengkan kepalanya dan mendesah sebelum berkata, "Peter Murray dulunya adalah tokoh paling dominan dalam industri properti di Aurous Hill. Dia dulu sangat kaya dan berkuasa. Aku ingin tahu, siapa yang dia sakiti dan mengapa dia berakhir seperti ini."

"Orang-orang seperti dia pantas bangkrut," balas Claire dengan ekspresi dingin di wajahnya tanpa sedikit pun rasa simpati untuk orang mesum seperti Peter yang mencoba memanfaatkannya.

Saat ini, Elaine menghela napas sambil berkata, "Jadi, tahukah kamu betapa berisiko memulai bisnismu sendiri, Claire? Jika kamu mulai kehilangan uang, kamu mungkin juga terpaksa untuk bunuh diri!"

Setelah itu, Elaine melihat ke arah Claire dan berkata, "Menurutku, sebaiknya kamu jangan memulai bisnismu sendiri. Risikonya terlalu tinggi! Kamu harus kembali bekerja untuk Wilson Group. Nenekmu telah berjanji padaku, bahwa dia akan menjadikanmu Direktur Wilson Group dan kamu akan mendapat gaji tahunan tetap saat itu. Bukankah itu jauh lebih baik daripada memulai bisnis sendiri?"

 
Next Post Previous Post