Bab 227 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Karena dorongan dan dukungan dari Charlie, Claire menghabiskan waktu di sepanjang perjalanan pulang dengan gelisah memikirkan bisnisnya. Dia tampak agak kelelahan dan lesu keesokan harinya karena kurang tidur.

Setelah bangun, Claire buru-buru menyiapkan diri. Charlie mengerutkan kening melihat pemandangan itu dan bertanya, "Sayang, kenapa kamu tidak tidur? Apa terburu-buru?"

"Aku mau pergi ke Millenium Enterprise. Aku tidak boleh datang terlambat."

"Millenium Enterprise? Wawancara kerja lagi?"

"Tidak." Claire menggelengkan kepalanya dan berkata dengan hati-hati setelah terdiam beberapa saat, "Aku akan mencoba mencari proyek untuk diriku sendiri."

"Bagus!" Charlie tersenyum bahagia. "Kalau kamu mulai membangun perusahaan konstruksi sendiri, aku akan menjadi karyawan pertama."

"Menurutmu, memangnya memulai perusahaan konstruksi seperti membuat makan malam? Uang dan koneksi hal utama dalam bisnis ini untuk berjuang dan bertahan," ujar Claire. "Aku ingin memulai dari sebuah kantor kecil dan menggambar desain untuk perusahaan konstruksi. Setelah aku membangun jaringan yang signifikan untuk diriku dan menghasilkan modal yang cukup, aku akan mendaftarkan perusahaan tersebut."

Charlie terkekeh. "Uang dan koneksi bukanlah masalah. Aku akan membantumu memulai perusahaan sekarang juga, kalau kamu mau."

"Tidak, terima kasih," Claire menolak tawaran baiknya tanpa berpikir, dan kemudian berkata dengan serius, "Aku ingin mencobanya sendiri dulu. Selain itu, memangnya modal apa yang kamu punya? Memulai perusahaan konstruksi bukanlah seperti permainan anak-anak."

"Aku serius. Aku punya uang untuk memulai perusahaan dan juga relasi bisnis."

Saat ini, investasi Emgrand Group mencakup hampir 70% bisnis di Aurous Hill. Sangat mudah untuk mendapatkan beberapa proyek desain dari perusahaan konstruksi.

Claire berasumsi bahwa Charlie hanya bercanda, maka dia hanya melambaikan tangannya dengan enggan dan berkata, "Kamu tidak tahu apa-apa tentang industri konstruksi. Aku akan memikirkan urusan investasinya, serahkan saja kepadaku."

Untuk mendaftarkan perusahaan konstruksi, dia membutuhkan setidaknya $10 juta sebagai modal awal dan sejumlah modal untuk menjalankan perusahaan. Dari mana Charlie mendapatkan uang sebanyak itu?

Bahkan, kalau pun Charlie memang punya uang, mustahil dia memiliki koneksi di industri konstruksi.

Charlie hanya bisa terdiam. Istrinya lebih suka memulai dari awal daripada memanfaatkan modal yang Charlie miliki. Dia tidak tahu harus berkata apa lagi padanya.

Claire baru saja meninggalkan rumah, ketika Elaine—ibunya Claire, pulang. Elaine sangat bergantung pada Wilson Group untuk uang pensiunnya, jadi dia sering mengunjungi Wilson Group selama dua hari terakhir.

Meskipun Claire telah memutuskan hubungan dengan keluarga Wilson, Elaine tampaknya tidak memiliki perasaan yang sama. Sebaliknya, dia ingin berdamai dengan mereka."

Claire, mau pergi ke mana?"

"Dia mau mencari proyek lepas."

"Proyek lepas apa! Apakah kamu benar-benar ingin meninggalkan keluarga Wilson?" Elaine mendengus kesal. "Itu hanya kesalahpahaman kecil, kenapa kamu meributkan itu dan memutuskan hubungan dengan mereka?! Kita menjadi bahan tertawaan di kota!"

Jacob menatap Elaine dengan tak percaya dan bingung.

"Sayang, apa yang Nyonya Wilson lakukan padamu saat kamu di sana? Apakah kepalamu terbentur dinding setelah semua omelan itu? Apakah kamu sudah gila?"

"Apa? Tidak! Aku tidak kehilangan akal sehatku, ingatlah!" Elaine menjatuhkan dirinya ke sofa sambil menggeram, "Besok, kita pergi ke vila keluarga Wilson bersamaku dan meminta maaf pada Nyonya Wilson. Dia adalah ibumu, dan Chris adalah kakakmu. Darah lebih kental dari air, bagaimana kamu bisa memutuskan hubungan begitu saja?"

Jacob memelototinya dan berkata dengan nada agak marah, "Mereka ingin menjual rumahku, dan mereka ingin merebut vila Charlie. Mereka tidak pernah menganggapku sebagai bagian dari keluarga Wilson! Jika kamu ingin meminta maaf, kamu bisa pergi sendiri. Aku tidak akan masuk ke rumah itu lagi!"

Elaine semakin marah, ketika Jacob yang selalu berhati baik dan berwatak lembut menjadi begitu keras kepala dan tegas. Elaine menoleh ke arah Charlie dan berkata, "Charlie, ayahmu adalah anjing tua yang keras kepala. Coba kamu yang menilai! Mereka adalah ibu dan anak, mereka adalah saudara. Pertengkaran keluarga harusnya segera didamaikan! Bukankah menurutmu ini terlalu kekanak-kanakan untuk memutuskan hubungan begitu saja? Selain itu, aku sangat mengandalkan Wilson Group untuk pensiunku!"

"Lihat?! Dia gila! Mereka ingin mengambil rumahku dan merebut vila Charlie, mereka bahkan ingin Claire menceraikan Charlie dan menikahi pria lain! Apakah kamu tidak melihat betapa gilanya mereka?"

Jacob berdiri dan berteriak kesal. "Apakah mereka menghipnotismu atau melakukan sesuatu ketika kamu berada di sana? Bagaimana kamu bisa begitu saja percaya dengan semua yang mereka katakan?"

Charlie merasa kepalanya pusing ketika dia berada di tengah pertengkaran mertuanya, oleh karena itu, dia dengan cepat mencari alasan untuk melarikan diri dari situasi yang menyedihkan itu. "Claire memintaku untuk menjemputnya, aku harus pergi sekarang."

 
Next Post Previous Post