Bab 226 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Claire menghela napas berat dan berkata, "Sekarang ini, sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Aku hanya bisa terus mencari dan melihat ke mana keberuntungan membawaku."

"Bagaimana dengan Emgrand?"

Claire menggelengkan kepalanya. "Apa kamu sedang bercanda? Emgrand bukanlah toko swalayan. Aku tidak bisa datang dan pergi semauku. Selain itu, mereka memiliki sistem penilaian karyawan yang sangat ketat, akan canggung dan memalukan bagiku untuk memulai dari bawah."

Charlie menghela napas dan berkata dengan nada memberi saran, "Sayang, aku pikir mungkin seharusnya kamu memulai bisnis sendiri!"

"Memulai bisnis sendiri?" Claire bertanya dengan heran. "Tapi, bagaimana caranya?"

"Nah, kamu sudah bergelut di industri ini bertahun-tahun, aku yakin kamu memiliki jaringan dan relasi. Aku lihat, Doris Young dari Emgrand Group tampaknya sangat menyukaimu. Selain itu, Zeke White mengandalkan aku untuk mengamati dan mengubah keberuntungannya, aku rasa dia mau membantumu."

Claire terkekeh mengejek dirinya sendiri dan berkata, "Tuan Charlie yang terhormat, kita harus memiliki modal paling sedikit $2-$3 juta untuk memulai bisnis, dan setelah itu kita perlu menambah banyak modal untuk mempertahankan dan menjalankannya. Di mana dan bagaimana caranya kita bisa mendapatkan uang sebanyak itu?"

"Aku akan membantumu dalam hal pendanaan! Aku tahu beberapa orang yang cukup murah hati!" Charlie tersenyum hangat dan melanjutkan, "Kalau kamu serius, uang bukanlah masalah besar."

Claire mengangkat wajahnya dan berkata, "Charlie, aku tahu kamu memiliki banyak teman di dunia bisnis seperti Tuan Quinton dan kamu tidak ada masalah meminjam uang ke mereka, tetapi sejujurnya, itu akan membuat stres, jika modal usaha kita berasal dari pinjaman, bukan uang kita sendiri. Aku mungkin juga akan membuka studio pribadi, meskipun dengan modal yang kecil dan mendapatkan proyek desain dari perusahaan konstruksi besar."

Charlie menjawab dengan tegas, "Apa pun yang kamu putuskan, seperti biasa aku akan selalu ada untukmu!"

Claire mengangguk penuh rasa terima kasih dan berkata, "Aku ingin memulai studio terlebih dulu dan kemudian mengembangkannya. Anggota keluarga Wilson mengira aku tidak dapat melakukan apa pun tanpa Wilson Group. Aku ingin membuktikan kepada mereka bahwa aku bisa!"

Charlie merenungkan kata-kata Claire, lalu ia mengangguk dengan senyum lembut. "Kamu akan aku dukung penuh, tapi kamu harus berjanji menceritakan semua masalah yang kamu hadapi di tempat kerja denganku. Kita akan menyelesaikannya bersama! Bahkan, kamu bisa mempekerjakan aku sebagai karyawan tanpa bayaran. Suamimu ini tidak terlalu pintar, tapi dia pasti bisa menyetir dan membawakan tasmu."

"Oke." Claire mengangguk, sedikit tersentuh oleh gagasannya.

Claire sebenarnya mengambil risiko besar dalam membuat keputusan seperti itu.

Jika ia tidak bekerja, pendapatan terbesar keluarganya akan berkurang. Bahkan, jika ia membuka studio desain, dia harus menyewa kantor, membeli peralatan kantor, dan sebagainya...

Semua itu membutuhkan modal dalam jumlah yang cukup besar.

Selain itu, Wilson Group memiliki banyak proyek bisnis dengan perusahaan konstruksi besar di Aurous Hill. Mereka mungkin akan menjauhkannya dari klien besar, secara terang-terangan maupun tersembunyi.

Namun, saat Charlie mendukungnya tanpa ragu-ragu, dia merasakan sedikit kehangatan dan semangat di hatinya.

Tepat ketika ia masih dalam suasana hati yang membingungkan, Charlie berbicara. "Sayang, silakan lakukan apa pun yang kamu mau. Jika segalanya tidak berjalan sesuai rencanamu, aku akan mencari pekerjaan untuk membantumu."

Mendengar ucapannya, Claire menahan napas dan merasakan nyeri di hidungnya, dan matanya memerah karena air mata.

Ketika dia berada dalam situasi putus asa dan menyedihkan, suaminya, yang dia rasa 'tidak berharga', masih sangat percaya padanya dan mendukungnya!

 
Next Post Previous Post