Bab 219 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie menatap tajam ke arah mereka, tapi demi Douglas, ia tidak mau menanggapi ulah dua orang bodoh itu.

Charlie tetap diam, Joane dan Jerry semakin membenci Charlie, karena ia tidak membela dirinya setelah dihina dan diejek! Benar-benar pecundang!

Jerry melanjutkan hinaannya, "Hei, menurutku Claire sudah buta, bukannya banyak sekali pria di kelas kita? Tapi, dia memilih Charlie? Huh, sungguh percuma!"

Di tengah obrolan mereka, tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka.

Brak!

Beberapa pria kekar masuk ke dalam ruangan dan salah satu dari mereka, seorang pemuda dengan potongan rambut cepak dan cerutu di tangannya berkata, "Keluar dari sini, aku ingin memakai ruangan ini."

Jerry merasa terganggu, "Kamu kira kamu siapa? Apa kamu tidak lihat, kami sedang makan malam?"

Kemudian, Jerry memukul meja dan berteriak, "Ini Hotel Maple, yang pertama datang pertama dilayani! Bukankah kau tahu peraturannya?"

"Pertama datang, pertama dilayani?"

Pemuda yang terlihat menakutkan itu menghampiri Jerry dan menamparnya tanpa peringatan. Jerry terjatuh ke lantai, dan wajahnya memerah.

"Kamu pikir kamu siapa? Aku Rambo. Bawahannya Don Albert!"

"Rambo?"

Di balik wajahnya yang bengkak, terlihat rasa panik dan ketakutan di mata Jerry. Rambo sangat terkenal di lingkungan sekitar sini, walaupun peringkatnya bisa dikatakan rendah di Aurous Hill, tapi ia masih ditakuti oleh penduduk sekitar sini.

"Aku minta maaf, Rambo! Kami akan pergi sekarang! Kami akan pergi segera!"

Rambo tersenyum penuh kemenangan dan berteriak, "Apa yang kalian lakukan di sini! Pergilah!"

Loreen dan Claire terkejut dengan kejadian mendadak ini dan mereka berdua bersembunyi di belakang tubuh Charlie.

Charlie menatap Rambo dengan tenang, dan ia berbicara dengan nada dingin, "Demi Albert, aku akan mengampuni nyawamu, jika kamu pergi dari sini sekarang juga!"

"Charlie, apa kamu gila! Dia Rambo Miller!"

"Kami minta maaf, Rambo, kami tidak mengenal orang ini! Kamu bisa melakukan apa pun terhadapnya, asal jangan lukai kami..."

Jerry dan Joane mengumpat Charlie di dalam hati sambil menahan rasa takut dan panik. Apa yang Charlie pikirkan? Rambo adalah anak buahnya Don Albert, Rambo Miller! Seorang pembunuh yang senang melihat darah! Atau, Charlie sedang menggali kuburannya sendiri!

Tapi, di luar kepanikan mereka, Rambo terdiam sejenak ketika ia melihat Charlie. Mencoba mengenali wajah yang dilihatnya dalam ingatannya. Tiba-tiba ekspresinya berubah dan ia bertanya. "Anda... Charlie? Charlie Wade... Tuan Wade?"

Rambo sudah lama menjadi bawahannya Don Albert, dan ia pernah mendengar nama Charlie, dan nama itu selalu diingatnya.

Charlie menjawab, "Apakah ada lagi nama Charlie Wade di Aurous Hill yang aku tidak tahu?"

Seperti tersambar petir, mata Rambo terbuka lebar dengan terkejut, dan kemudian berlutut. "Tuan Wade, saya minta maaf! Saya tidak mengenali Anda! Tolong, terima permintaan maaf saya!"

Jerry merasa terkejut dengan perubahan situasi yang terjadi, kemudian ia bergumam, "Rambo, Anda pasti salah paham, benar namanya Charlie Wade, tapi dia hanyalah seorang pecundang! Anda tidak perlu terlalu menghormatinya!"

Wajah Rambo berubah menjadi pucat saat ia mendengar perkataan yang menakutkan itu, kemudian ia menendang Jerry, sambil berteriak, "Diam kau! Berani sekali kau menghina Tuan Wade! Aku akan membunuhmu hari ini!"

Rambo bisa dibilang sebagai pemimpin dari dunia hitam untuk lingkungan sini. Tapi, ia tahu jika ia hanya sekedar bawahannya Don Albert. Charlie adalah seseorang yang Don Albert kagumi dan hormati! Dan ia tidak sebanding dengannya!

"Dan kamu, wanita jalang, berani sekali kamu menghina Tuan Wade!"

Rambo mengangkat tangannya dan menampar wajah Joane, dan darah keluar dari sudut bibirnya.

 
Next Post Previous Post