Bab 218 - Si Kharismatik Charlie Wade

 "Joanne, pernahkah kamu mendengar dengan kupingmu sendiri? Douglas adalah sahabat kita, ia pasti akan memberikan bantuan jika kita membutuhkannya."

Seorang pria dengan wajah persegi berbicara, ia mengambil segelas anggur dan meminumnya hanya dengan sekali tenggak.

Charlie menatap mereka, ia mengingat mereka sebagai teman kuliahnya. Nama wanita itu adalah Joanne Hampton, sedangkan sang pria bernama Jerry McClean.

Douglas menyahuti mereka, "Tidak, aku tidak pantas menerima pujian itu, huufft, ceritanya sangat panjang, lupakan saja!"

Ia lalu menatap Charlie, ia merasa berterima kasih dengan sedikit emosional.

Ada masalah dengan seorang selingkuhan dan pelacur yang membuatnya hampir kehilangan semuanya, bahkan ia dipukuli karena itu.

Syukurnya berkat pertolongan Charlie, ia bisa mengambil kepemilikan restorannya dan menerima uang dua juta sebagai kompensasi. Jadi, semua yang ia miliki sekarang semuanya berkat Charlie, ia tidak bisa menerima semua pujian itu.

Oleh karena itu, ia mengganti topik pembicaraan dan mulai berbicara, "Jerry, kamu juga sedang dalam keadaan baik, bukankah begitu? Aku dengar kamu sekarang salah satu eksekutif tertinggi di perusahaanmu! Aku bertaruh kamu pasti bisa menghasilkan enam digit dalam setahun."

Jerry menjawab, "Lupakan saja, perusahaan tidak memperlakukan aku dengan baik, aku akan mengundurkan diri dan mengirimkan lamaran ke perusahaan Spikeworth untuk mencoba peruntunganku. Ingat George? George Harris? Aku dengar dia adalah Manajer Senior di sana, posisi yang bagus! Siapa sangka, kalau dia sekarang memiliki posisi yang bagus!"

"Oh, George..." Douglas tersenyum aneh, ia sedang memiliki masalah dengan George, itulah kenapa George tidak diundang di makan malam hari ini. Tapi, Jerry dan George sangat dekat. Jika perusahaan Spikeworth menerimanya, ia akan ditunjuk untuk menempati posisi yang kosong dengan rekomendasi dari George.

Loreen berbicara setelah terdiam sejenak, "Aku dengar Spikeworth merupakan perusahan besar di Aurous Hill dengan ulasan yang bagus. Wow, aku tidak tahu George memiliki posisi yang bagus sekarang."

Claire terkejut, saat ia mendengar nama perusahaan Spikeworth sedang dibicarakan.

Setelah keluar dari keluarga Wilson dan dikeluarkan dari Wilson Group, ia telah mengirimkan lamarannya ke banyak perusahaan di beberapa hari terakhir ini untuk mendapatkan pekerjaan baru, salah satunya adalah perusahaan Spikeworth.

Claire berkata sambil tersenyum, "Hei, aku juga mengirimkan lamaran ke Spikeworth, jika kita lolos wawancara, kita akan bekerja di perusahaan yang sama."

Joanne sedikit terkejut, "Claire, kamu telah bekerja di perusahaan keluargamu sejak lama, kenapa kamu tiba-tiba melamar pekerjaan di Spikeworth?"

Claire tersenyum dan menjadi sedikit sedih ketika ia melanjutkan, "Aku sudah keluar dari perusahaan keluargaku, jadi aku butuh pekerjaan, jika tidak, aku tidak akan bisa menghidupi keluargaku."

Mendengar ini, Joanne menatap Charlie, pandangannya dipenuhi rasa hina dan jijik, "Charlie, lihat istrimu, ia telah bekerja keras untuk keluarga, sebagai laki-laki, kamu tidak berguna karena membiarkan istrimu menjadi tertekan."

Jerry tidak begitu dekat dengan Charlie, jadi ia tertawa terbahak-bahak, "Charlie, kenapa kamu tidak mencoba keberuntunganmu di perusahaan George? Berdasarkan kualifikasimu, kamu hanya bisa menjadi tukang bersih-bersih, tapi demi teman kuliah, ia seharusnya bisa membuatmu menjadi Kepala dari grup tukang bersih-bersih."

Charlie menjawab santai. "Tidak, terima kasih, kamu ambil saja posisi itu untuk dirimu, aku tidak tertarik."

Jerry merasa kesal dengan sikap cuek Charlie, dan suaranya menjadi sedikit kesal saat berbicara, "Charlie, aku mengerti kamu sangat egois, tapi lihatlah dirimu sekarang, semua orang lebih baik darimu. Terimalah nasihatku, jangan berharap terlalu tinggi! Hadapi kenyataan!"

Douglas terlihat muram di tengah bercandaan itu dan menyela, "Baiklah, sudah cukup! Hari ini adalah reuni kelas kita, jangan ganggu Charlie."

Kemudian ia berbalik ke Charlie dan meminta maaf, "Jangan dimasukkan ke hati, ya teman, kamu tahu mereka, mereka terlalu banyak bicara."

Joanne bicara dengan sikap kurang ajar, "Douglas, kita semua tahu kalau Charlie selalu pasif dan pemalas, dia tidak memiliki keahlian, tapi dia pintar berpura-pura."

Jerry menambahkan , "Dia itu seorang pecundang..."

 
Next Post Previous Post