Bab 217 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Di siang hari, keesokan harinya.

Charlie dan Claire pergi ke Hotel Maple dengan menggunakan mobil.

Hotel Maple bukanlah hotel yang paling mahal di Aurous Hill, tapi hotel itu merupakan salah satu yang eksklusif dan termewah di kota. Menunjukkan kebaikan Douglas dalam menjamu mereka.

Sebenarnya, ia telah bersikap royal karena telah memesan jamuan makan malam mewah di hotel tersebut. Dekorasinya sangat mewah dan ruangannya cukup menampung dua puluh orang dengan menelan biaya minimal 7-8 ribu dolar. Banyak sekali orang yang berada di ruangan itu saat Charlie dan Claire tiba. Selain Douglas dan Loreen, ada juga beberapa teman kuliah mereka.

Loreen sedang dalam kondisi yang kurang sehat belakangan ini.

Ia datang dari East Cliff ke Aurous Hill sudah lama dengan tujuan utamanya untuk mengetahui siapa Direktur dari Emgrand Group. Tapi, ia tidak pernah memiliki kesempatan untuk bertemu dengannya setelah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

Ditambah lagi, walaupun ia selalu berada di kantor selama ia menjadi Direktur Administratif, tapi begitu dia dipindahkan ke Departemen Penjualan, ia hanya memiliki waktu yang sedikit untuk berada di kantor, sehingga kesempatannya tipis untuk bisa bertemu dengan Presiden Direktur.

Dan sekarang, ia berada dalam dilema. Ia terobsesi dengan pria misterius yang menyelamatkan dirinya. Sejujurnya, ia merasa jatuh cinta pada pandangan pertama kepada pria misterius itu. Oleh karena itu, keinginannya untuk bertemu dengan Direktur Emgrand Group sudah tidak sebesar dulu, dan sebaliknya, ia lebih ingin bertemu dengan penyelamatnya.

Dan ia tidak akan mengira, bahwa Direktur dari Emgrand Group dan penyelamat misteriusnya merupakan orang yang sama yaitu—Charlie.

Ketika Charlie dan Claire berjalan menuju ruangan, Douglas segera menghampiri mereka dan memberi salam. "Halo, teman! Claire! Selamat datang, silakan duduk."

Douglas menyambut pasangan itu dengan penuh hormat. Hatinya dipenuhi dengan kekaguman dan rasa hormat kepada temannya.

Loreen terlihat lesu dan tertekan karena sedang menyimpan banyak rahasia dalam dirinya. Ketika ia melihat Claire, tiba-tiba, ia merasa ingin mengeluarkan semuanya.

Ia langsung menghampiri dan memegang pergelangan tangan Claire, ia berkata dengan pelan, "Claire, sini, duduk bersamaku, aku ingin memberitahumu sesuatu."

Claire menjawab dengan senyum hangat di wajahnya. "Ada apa? Apa yang terjadi denganmu? Kenapa kamu terlihat lesu?"

Loreen menghela napas, "Ini karena penyelamat misteriusku! Kamu tahu, aku rasa aku jatuh cinta kepadanya! Aku melihatnya di mana saja... ketika aku menutup mataku, aku melihatnya. Ia bahkan ada di mimpiku, tapi aku tidak bisa mencarinya! Apa yang harus aku lakukan..."

"Ummm... aku juga tidak tahu..." Claire mengangkat bahunya. Semenjak Loreen diselamatkan oleh pria misterius, ia ingin mencarinya dan menikahinya, tapi bagaimana ia bisa mencari pria tersebut di antara begitu banyak orang? Ini seperti mencari jarum di tumpukan jerami.

Keringat dingin mengalir di kening Charlie ketika ia mendengarkan percakapan kedua wanita itu. Apakah benar Loreen jatuh cinta kepadanya? Itu sungguh tidak masuk akal! Ia tidak akan pernah membiarkan Loreen tahu bahwa dialah penyelamatnya, kalau tidak, pintu neraka akan terbuka!

Setelah mereka selesai makan. Douglas berdiri, dan mulai menghidupkan suasana, "Teman-teman, terima kasih kalian sudah mau datang hari ini! Aku ingin bersulang untuk kalian semua! Mari bersulang!" Lalu, Douglas menyesap minumannya.

Beberapa dari mereka yang dekat dengannya juga berteriak, "Mari bersulang!"

Charlie tersenyum dan menyesap sedikit minumannya.

"Douglas, aku dengar sekarang kamu sudah menjadi bos besar, punya restoran mewah dan uang dua juta di tanganmu. Apakah kamu mengenal seseorang dari dunia hitam? Kamu sepertinya bisa menjaga kami juga nantinya."

Seorang wanita genit mengenakan pakaian menawan dengan riasan tebal di wajahnya menampakkan senyum menawan.

 
Next Post Previous Post