Bab 195 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Harold terkejut melihat kejadian yang terjadi di depannya!

Ia tahu Charlie ahli dalam bertarung, tapi ia tidak menyangka para penjaga yang bersenjatakan pisau tidak dapat mengalahkan Charlie.

Harold mulai gemetaran ketika melihat wajah Charlie seperti wajah pembunuh.

Sejujurnya, alasannya kenapa Harold datang untuk mengambil vila ini sebagai milik dari keluarga Wilson, karena nyonya tua itu yang menyuruhnya. Karena Harold memiliki dendam kepada Charlie, ia sangat menginginkannya karena ia melihat ini sebagai kesempatan untuk menghancurkan Charlie.

Tapi, ia tidak menyangka Charlie dapat mengalahkan para penjaga dengan sangat mudah, bahkan ia tidak terluka sama sekali!

Apakah Charlie benar-benar manusia?

Kali ini, Charlie berjalan ke arah Harold dengan wajah yang sangat menakutkan.

Charlie harus memberikan orang ini pelajaran, sehingga ia paham dengan siapa ia berurusan.

Harold gemetar penuh ketakutan ketika ia melihat Charlie mendatanginya. Dan ia langsung mengancam Charlie, "Kamu tidak bisa membunuhku! Aku cucu satu-satunya dari keluarga Wilson! Jika kamu menyentuhku, keluarga Wilson tidak akan membiarkanmu lolos!"

Charlie menunjukkan wajah sadis dan tidak peduli ketika ia mendatangi Harold. Saat ia berdiri di depan Harold, ia menarik kerahnya dan berkata, "Di mataku, keluarga Wilson yang kamu sebut itu tidak ada artinya sama sekali!"

"Claire, Paman Kedua, aku mohon... bilang ke Charlie untuk berhenti..."

Dalam keadaan putus asa, Harold memohon dengan sangat ke Claire dan Jacob untuk menolongnya, melupakan bagaimana ia telah memperlakukan mereka tadi.

Claire menatap Harold dengan wajah dingin lalu berkata, "Kamu pantas mendapatkannya! Kamu sendiri yang memulainya!"

Jacob menatap Claire, lalu ia melihat ke arah Jacob.

Sebenarnya, Jacob sangat kecewa dengan keluarga Wilson, walaupun Harold adalah keponakannya, ia sudah tidak peduli dengan ikatan keluarga, lalu kenapa ia harus peduli dengannya.

Tapi, Jacob tahu kalau keluarga Wilson masih memiliki kekuasaan di Aurous Hill. Jika Charlie membunuhnya hari ini, maka keluarga Wilson akan membalas dendam kepadanya.

Akhirnya, Jacob berbicara, "Charlie, berikan ia pelajaran."

Charlie terdiam sejenak, lalu mengangguk dan menekan Harold ke tanah. Luka itu tampak dalam di wajah Harold, dan darahnya tidak berhenti keluar.

"Aku memaafkanmu kali ini, tapi karena kamu telah menggangguku dan membuat banyak masalah dengan keluargaku, aku akan membuatmu hidup dengan kehidupan lebih buruk daripada mati!" Lalu, Charlie memukul Harold dengan keras di area bawah. Dan pukulan itu langsung mengenai organ vitalnya.

Harold hanyalah orang biasa yang tidak memiliki kemampuan bertarung sama sekali. Dan pukulan Charlie sudah cukup untuk menghancurkan kejantanannya. Mulai sekarang Harold adalah seorang pria yang impoten.

Setelah Harold merasakan pukulan Charlie mengenai bagian bawah tubuhnya, ia tidak dapat menahan dirinya, dia berguling-guling menahan rasa sakit. Itu sakit yang paling buruk yang pernah ia rasakan dalam hidupnya! Tidak hanya itu, Harold tidak mengetahui akibat pukulan itu dan bagaimana pukulan itu akan mengubah hidupnya.

Charlie memanggil petugas keamanan, lalu menelepon polisi untuk menangkap orang-orang itu. Setelah itu, ia langsung memeriksa keadaan Barry.

Untungnya, Barry hanya menderita memar dan cedera yang tidak parah dan Charlie merasa lega.

Tapi, Charlie masih kesal kepada keluarga Wilson, karena mereka yang memulainya, sebaiknya mereka jangan menyalahkannya untuk bertindak kasar!

***

Setelah tiba di rumah.

Jacob duduk di sofa, darah di wajahnya sudah mengering. Ada memar di hidung dan keningnya. Dan wajahnya sedikit bengkak akibat luka itu, ia juga merasa sedikit pusing.

Kakaknya telah memerintahkan penjaga untuk memukulinya hari ini, dan ia merasa sangat marah dan frustasi karena itu.

Claire mengoleskan obat ke keningnya dan berkata, "Ayah, Charlie telah membalaskan dendammu, jadi jangan terlalu dipikirkan, ya?"

Jacob hanya menghela napas dan menjawab, "Aku baik-baik saja, aku hanya kecewa mengetahui ibuku, kakakku dan keluargaku tidak memperlakukan aku seperti keluarga."

Setelah itu, Jacob melanjutkan perkataannya, "Claire, karena kamu sudah dipecat dari Wilson Group, apa rencanamu berikutnya?"

 
Next Post Previous Post