Bab 194 - Si Kharismatik Charlie Wade

 "Charlie, dasar sampah! Sekarang, kalian semua telah diusir dari keluarga Wilson, vila ini harus tetap menjadi milik keluarga Wilson. Aku datang untuk mengambilnya atas nama keluarga Wilson!"

Claire menahan emosinya lalu berkata, "Kalian keterlaluan! Kalian ingin mengambil vila ini dengan paksa hanya karena Charlie tidak ingin memberikannya kepada kalian?!"

Jacob juga berteriak. "Harold! Vila ini dimiliki oleh menantuku, tidak ada yang boleh mengambilnya dari dia!"

Harold meludah dan mulai mengumpat, "Claire, kamu kira kamu siapa? Kamu hanyalah orang yang telah dikeluarkan oleh keluarga Wilson. Apa kamu pikir, kamu punya hak untuk bicara denganku?"

Lalu, Harold mengangkat linggis di tangannya dan menunjuk ke arah Jacob, ia meneruskan perkataannya, "Dan kamu, pria tua, kamu pikir kamu masih menjadi pamanku? Cepat keluar dari vila ini, jika tidak, aku akan mematahkan kakimu!"

Charlie sangat marah, dan ia bertanya dengan dingin, "Di mana Barry?"

Harold melangkah maju dan tertawa lalu berkata, "Maksudmu, pria tua penjaga vila ini? Aku telah mengusirnya setelah memberinya beberapa pukulan. Mulai dari sekarang, dia harus tahu siapa pemilik vila ini yang sebenarnya."

"Kamu memukuli Barry?" Charlie bertanya dengan wajah yang sangat dingin.

Walaupun Barry hanyalah seorang pelayan yang sebelumnya bekerja untuk keluarga White, karena Zeke telah menugaskannya di vila ini, maka ia menjadi pegawainya Charlie.

Lagi pula, Paman Barry selalu menghormatinya dan sangat setia kepadanya.

Dan yang utama, usia Barry sudah lebih dari enam puluh tahun, Charlie tidak percaya bahwa Harold bahkan tidak mau melepaskannya.

Harold mencibir kemudian berkata, "Kenapa? Jika seorang anjing tidak mengenali tuannya, bukankah harus diberikan pelajaran? Jika tidak, bagaimana dia bisa mengenali tuan yang sesungguhnya? Aku harus memberikan dia pelajaran, agar tahu siapa tuannya dan kepada siapa dia harus setia."

Setelah bicara, Harold tertawa dengan sinis.

Charlie sangat marah, tanpa menahan diri lagi, ia memukul Harold.

Buk!

Harold tidak dapat menghindarinya, dan Charlie memukulnya tepat di hidungnya. Harold berteriak kesakitan dan darah mulai keluar dari hidungnya.

"Kenapa kalian masih berdiri di sana?! Aku ingin dia mati!"

Harold berteriak ke para penjaga dengan keras dan wajahnya terlihat sangat marah.

Para penjaga itu langsung mengeluarkan pisau panjang, lalu mereka mulai menyerang ke arah Charlie.

"Charlie, aku tahu kamu sangat mahir bertarung, tapi aku ingin melihat bagaimana kamu bisa ke luar dari sini hidup-hidup! Ayo kita lihat, apakah tinjumu yang keras atau kulitmu yang lebih keras dari pisau!"

Claire dan Jacob berubah pucat saat mereka melihat para penjaga menyerang Charlie dengan menggunakan pisau di tangan mereka.

Charlie memang petarung yang handal, tapi, ia tetap manusia, bagaimana mungkin ia bisa menang melawan musuh yang menggunakan pisau panjang di tangan mereka?

Ekspresi Charlie tampak tidak berubah.

"Kamu pikir, kamu bisa mengambil nyawaku begitu saja?"

Setelah mengatakan itu, Charlie bergerak dengan kecepatan tinggi untuk bertarung melawan para penjaga yang bekerja untuk keluarga Wilson.

Walaupun para penjaga semuanya membawa pisau panjang, tapi mereka tidak bisa menyentuh pakaian Charlie sama sekali.

Ditambah, Charlie dengan luar biasa bisa melancarkan serangan sambil menghindari serangan pisau mereka.

Ia bisa melepaskan pukulan, dan begitu pukulannya menyentuh targetnya, terdengar suara yang sangat keras.

Para penjaga ini merupakan pensiunan dari pasukan khusus, tapi mereka bukanlah tandingan Charlie.

Dalam sekejap, Charlie telah mengalahkan semua penjaga.

Tidak ada yang tahu bagaimana ia melakukannya, karena Charlie bergerak sangat cepat. Walaupun mereka melihatnya, para penjaga telah dikalahkan satu per satu!

Selain itu, Charlie sedang marah ketika ia bertarung dengan para penjaga ini. Dan ia tidak bisa menahan diri lagi. Ia menyerang mereka dengan brutal, dan kebanyakan dari mereka jatuh ke tanah dengan teriakan penuh kesakitan karena tangan atau pun kaki mereka patah.

 
Next Post Previous Post