Bab 193 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie mengendarai mobilnya, meninggalkan vila keluarga Wilson, setelah jauh, Jacob berbicara dengan kemarahan, "Jika aku tahu, Ibu dan kakakku sangat jahat, aku tidak akan pernah membantu mereka dari dulu!"

Claire hanya bisa menghela napas sambil berkata, "Jika mereka tetap seperti ini, tidak lama lagi keluarga Wilson akan hancur."

Elaine berbicara dengan marah, "Intinya kita telah menolong mereka terlalu banyak! Bukankah mereka mendapatkan kontrak dengan Emgrand Group karena kita? Sekarang, sepertinya bantuan kita tidak dianggap sama sekali!"

Charlie menjawab, "Ibu, jika mereka tetap bersikap seperti ini, mereka akan berakhir buruk."

Alasan mengapa Wilson Group bisa bertahan sampai hari ini, karena kerjasama mereka dengan Emgrand Group. Tapi, mereka tidak tahu bahwa Emgrand Group adalah perusahaan milik Charlie!

Mereka telah membuatnya marah, dan mereka masih berpikir bahwa mereka bisa menghasilkan uang dari Emgrand Group?

Mereka bermimpi!

Charlie hanya perlu melakukan satu panggilan telepon ke Doris, dan keluarga Wilson akan hancur.

Jacob menyentuh darah kering yang ada di keningnya dan bergumam, "Siapa yang menduga, keluarga Wilson bisa menjadi sangat jahat? Mereka tidak bisa tinggal di vila yang Tuan White berikan kepada Charlie, dan mereka mencoba mengambilnya dari kita! Sudah jelas mereka mencoba membuat kita lemah dan mengganggu kita, agar kita menyerahkan vila itu."

Setelah menyelesaikan perkataannya, Jacob berkata kepada Charlie, "Menantuku, bisakah kamu membawa kami ke vila di Vila Elit Thompson sekarang? Aku masih terus memikirkan vila itu dan ingin sekali melihatnya lagi."

Claire dengan cepat merespon, "Ayah, kita sudah hampir sampai rumah! Kenapa Ayah ingin melihat vila itu sekarang? Lagi pula, Barry masih mengawasi renovasi vila yang belum selesai."

Jacob menghela napas dan menjawab. "Oh, aku hanya ingin pergi dan melihatnya sekarang. Jika tidak, aku tidak akan bisa tidur malam ini!"

Charlie dapat mengerti keadaan Jacob. Lagi pula, situasi ini sama dengan seseorang yang tidak pernah mampu membeli mobil, tiba-tiba diberikan mobil yang sangat mewah. Meskipun ia tidak mengendarainya, setidaknya ia bisa melihat mobil tersebut di area parkir.

Oleh karena itu, Charlie berkata kepada Claire, "Karena Ayah ingin melihat vila itu. Ayo, kita pergi ke sana dan memeriksanya, mungkin, kita bisa berbicara dengan Barry jika kamu memiliki ide untuk renovasi interiornya."

Jacob berkata dengan tersenyum, "Charlie memang sangat mengerti aku."

Claire hanya bisa menghela napas dan berkata. "Baiklah, ayo kita pergi dan melihatnya sekarang."

Charlie langsung memutar mobilnya di sekitar lampu lalu-lintas dan mengarahkan mobilnya ke Vila Elite Thompson.

***

Setelah memarkirkan mobil di depan vila, ia keluar dari mobil dengan wajah yang terlihat muram.

Walaupun pintu gerbang ditutup, tapi sepertinya ada keributan di dalam vila.

Saat Claire melihat Charlie terdiam, ia langsung bertanya, "Ada apa?"

Charlie menjawab, "Ada sesuatu yang terjadi, ayo masuk dan melihatnya!"

Setelah berkata demikian, Charlie langsung berjalan ke halaman tanpa ada keraguan sama sekali.

Ketika ia tiba di halaman, ia melihat beberapa penjaga berpakaian hitam melempar perabotan keluar dari vila.

Jacob langsung berteriak, "Mereka adalah penjaga dari keluarga Wilson!"

Ekspresi Charlie langsung berubah seketika. Keluarga Wilson benar-benar tidak tahu kapan harus berhenti. Ia bahkan tidak ingin memulai masalah dengan mereka, tapi merekalah yang membuat masalah terhadapnya.

"Siapa yang mengizinkan kalian masuk ke sini?" Charlie berteriak ketika berjalan menuju ke para penjaga.

Ketika mereka melihat Charlie, para penjaga itu mulai panik.

Lalu, terdengar suara Harold dari ruang tamu.

"Aku yang mengizinkan mereka masuk!"

Harold sedang memegang linggis di tangan kirinya dan tangan kanannya terbalut kain saat ia keluar dengan sombong.

 
Next Post Previous Post