Bab 186 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Saat Jacob melihat semua orang menunggu keluarganya, ia dengan cepat menundukkan kepalanya untuk mengucapkan salam kepada ibu dan kakaknya dengan senyum di wajahnya.

Christopher berpura-pura tidak mendengarnya dan mengacuhkannya dengan tidak mengatakan apa-apa.

Nyonya Wilson mengangguk.

Jacob bertanya, "Ibu, kenapa Ibu meminta kami untuk datang hari ini? Ada masalah apa?"

"Aku ingin bertanya sesuatu, apakah kamu yang memiliki vila di Vila Elite Thompson?" Nyonya Wilson bertanya dengan dingin.

Jacob menjawab, "Benar, Ibu. Tuan White telah memberikan vila ke Charlie karena ia memberikan nasihat mengenai Feng Shui."

"Nasihat Feng Shui?" Harold berkata keras, lalu berkata, "Jika Charlie bisa mendapatkan vila karena hanya memberikan nasihat kepada seseorang mengenai Feng Shui, semua orang di keluarga Wilson lebih baik berhenti bekerja dan beralih menjadi ahli Feng Shui!"

Semua orang yang ada di ruang tamu tertawa ketika mereka mendengarnya.

Jacob terpaksa tertawa, saat ia mendengar keluarganya sendiri mengejeknya.

Sebaliknya, Christopher tertawa lalu berkata, "Ibu, tidak peduli orang macam apa Charlie. Dan bagaimana ia bisa mendapatkan vila. Tuan White sendiri telah menjelaskan bahwa dialah yang memberikan vila itu kepada Charlie sebagai hadiah. Oleh karena itu, tidak perlu memaksa Jacob untuk menjelaskan bagaimana mereka mendapatkan vila."

Jacob melihat ke arah saudaranya dengan rasa terima kasih.

Kakaknya biasa mengabaikannya dan meremehkannya, tapi tidak disangka, ia membelanya hari ini!

Dengan tersenyum Christopher meneruskan perkataannya kepada Nyonya Wilson. "Ibu seharusnya tidak bertanya kepada Jacob bagaimana ia mendapatkan vila. Kita tidak perlu khawatir, karena Tuan White sendiri yang telah menjelaskan bahwa ia memberikan Charlie vila itu sebagai hadiah."

"Baiklah." Nyonya Wilson mengangguk dan berbalik ke arah Jacob. "Jacob, kakakmu mempunyai rencana akan melakukan acara untuk mengajukan pernikahan dengan keluarga Thomas. Dia berniat menjodohkan Harold dengan Loreen. Bagaimana menurutmu?"

"Itu hal yang baik," Jacob menjawabnya dengan tersenyum. "Keluarga Thomas memiliki reputasi tinggi dan terkenal di ibu kota, jika Harold bisa menikah dengan Loreen, maka akan menjadi keuntungan untuk keluarga Wilson."

"Benar, bukankah itu akan menjadi sesuatu yang baik bagi keluarga Wilson." Nyonya Wilson menghela napasnya sebelum melanjutkan." Tapi, aku merasa keluarga Wilson tidak akan pernah bisa dibandingkan dengan keluarga Thomas. Walaupun saudaramu memiliki keberanian untuk meminta Loreen untuk dijodohkan dengan Harold, ia tidak berani untuk mendekati keluarga Thomas."

Jacob mengangguk lalu berkata, "Ibu, sejujurnya, aku pikir Loreen tidak akan tertarik dengan Harold?"

Ekspresi Harold berubah, dan ia membentak. "Paman Kedua, apa maksudmu?!"

Jacob langsung sadar jika ia baru saja berkata yang buruk, dan dengan cepat ia meralatnya. "Oh, yang aku maksud keluarga Wilson tidak bisa dibandingkan dengan keluarga Thomas sama sekali."

Nyonya Wilson menjawab, "Kalau saja kita tinggal di vila terbesar dan termewah di Aurous Hill, mungkin keluarga Thomas tidak akan memandang rendah kita dan mau datang ke Aurous Hill sebagai tamu kita."

Jacob menatap ibunya dengan wajah terkejut, "Ibu, berencana untuk membeli rumah baru?"

Nyonya Wilson menjawab, "Aku ingin sekali pindah ke rumah yang lebih besar dan baru. Tapi sayang sekali, aku tidak memiliki uang untuk membelinya."

Setelah Jacob mendengar perkataan ibunya, ia segera berkata, "Jika ibu membutuhkan uang, aku memiliki $1 juta yang bisa aku berikan kepada ibu?"

Nyonya Wilson langsung membentak, "Kamu tahu, harga sebuah vila bisa $10 juta hingga ratusan juta dolar? Apa yang bisa aku lakukan dengan uang $1 juta?"

Setelah itu, ia berkata dengan sengaja, "Jacob, bukankah keluargamu memiliki vila di Vila Elite Thompson?"

"Benar, kami memilikinya," Jacob menjawab dengan keraguan, karena ia tidak tahu apa yang dimaksud oleh Nyonya Wilson, "Lalu, kenapa dengan vila Ibu?"

"Apa maksudmu?" Nyonya tua itu merasa tidak senang, "Aku ibumu! Kamu tega melihatku tinggal di rumah tua ini selama ini? Sekarang, kamu memiliki vila terbesar dan termewah di Aurous Hill, bukankah kamu seharusnya menghormatiku dan memberikan vila itu untukku, jadi aku bisa tinggal di vila tersebut?"

 
Next Post Previous Post