Bab 185 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Nyonya Wilson memimpikan bisa tinggal di Vila Elite Thompson, Christopher menggosokkan tangannya dan menghela napas sebelum berkata, "Ibu, aku berencana mengutus seseorang untuk mengundang keluarga Loreen sebagai tamu kita. Setelah itu, aku akan meminta keluarga Thomas agar Loreen dan Harold segera menikah, bagaimana menurutmu!"

"Keluarga Thomas..." Nyonya Wilson menghela napas dan menjawab, "Sebelum ini, Harold pernah bermasalah dengan Loreen! Kurasa, Loreen tidak tertarik dengannya."

Christopher berkata, "Aku rasa, hal seperti itu tidak ada kaitannya. Kedua keluarga merupakan rekan bisnis, aku yakin keluarga Thomas akan fokus pada prospek pengembangan bisnis ke depannya jika anak-anak kami menikah. Walaupun keluarga Wilson tidak bisa dibandingkan dengan keluarga Thomas, tapi kita punya Emgrand Group yang mendukung kita. Ditambah lagi, banyak hal yang dapat kita kembangkan untuk hubungan ke depannya di dalam keluarga kita. Oleh karena itu, aku pikir keluarga Thomas akan setuju dengan permintaan pernikahan ini."

Nyonya Wilson terdiam sejenak sebelum mengangguk dan berkata, "Dalam hal ini, kita akan coba mengundang mereka dan lihat apakah keluarga Thomas tertarik untuk datang ke Aurous Hill sebagai tamu kita."

"Baiklah!" Christopher menjawab dengan cepat. Setelah itu ia melanjutkan bicara. "Ibu, keluarga Thomas memiliki reputasi yang sangat terkenal dan sangat kaya, jika kita tidak tinggal di vila yang lebih baik saat mereka mengunjungi kita, kita akan kehilangan muka. Jika itu terjadi, sudah pasti mereka akan menolak permintaan pernikahan ini."

"Tapi, kalau Ibu bisa membuat Charlie mau menyerahkan vila yang besar dan mewah di Vila Elite Thompson kepada kita, keluarga Thomas sudah pasti akan setuju untuk datang ke Aurous Hill sebagai tamu kita. Selain itu, mereka tidak akan memandang rendah kita saat mereka melihat kita tinggal di Vila Elite Thompson, apa Ibu sependapat denganku?"

Nyonya Wilson menganggukkan kepalanya.

Tinggal di vila senilai 100 juta dolar sudah pasti akan mengubah persepsi dan kesan keluarga lain terhadap keluarga Wilson.

Oleh karena itu, ia menjawab, "Undang saudaramu untuk membawa keluarganya kemari! Aku akan berbicara kepada mereka secara langsung."

Harold dan Wendy bertukar pandang, mereka berdua sepertinya sangat senang.

Keluarga Jacob sangat bergantung dengan penghasilan dari perusahaan keluarga untuk kebutuhan mereka. Ditambah lagi, Nyonya Wilson adalah kepala keluarga dari keluarga Wilson. Apakah Jacob dan keluarganya berani untuk menolak apa yang menjadi permintaannya?

Jika Nyonya Wilson memintanya untuk memberikan vila itu kepadanya, beranikah Jacob bilang tidak?

Karena Nyonya Wilson lebih menyukai Christopher, asalkan Jacob menyerahkan vila itu kepada Nyonya Wilson, pada akhirnya vila itu akan menjadi milik keluarga Christopher.

***

Jacob mengajak putri dan menantunya ke vila keluarga Wilson di pagi berikutnya.

Claire tidak tahan untuk bertanya, "Ayah, apakah Nenek memberi tahu alasan kenapa kita dipanggil ke rumahnya hari ini? Apakah ada hal penting?"

"Ibu bilang akan dibicarakan saat kita ada di sana." Sahut Jacob. "Pamanmu dan keluarganya juga ada di sana."

Charlie mendadak muram, karena sepertinya ia tahu kalau kali ini situasinya tidak akan bagus.

Kali ini, Claire berbicara dengan nada marah, "Apa lagi alasannya, kalau bukan tentang vila!"

"Jika ada sangkut pautnya dengan vila, biar Charlie yang menjelaskannya kepada nenekmu."

Jacob tidak terlalu memikirkannya dan masuk ke dalam mobil, lalu meminta Charlie untuk menyetir mobil sekencang mungkin.

Mereka akhirnya tiba di vila keluarga Wilson pada pukul 9.30 pagi.

Charlie menaikkan alisnya ketika ia memasuki ruang tamu.

Nyonya Wilson sedang duduk di sofa dan Christopher berdiri di sampingnya. Harold dan Wendy juga berdiri di sisi lain ruang tamu.

Tidak hanya itu, beberapa saudara dan tetua dari keluarga Wilson juga duduk di ruang tamu. Seluruh generasi dari keluarga Wilson menatap ke arah Jacob dan keluarganya.

Apakah ini sebuah pengadilan?

Jacob selalu jujur dan baik, dan ia tidak menyangka ibunya melakukan ini kepadanya.

 
Next Post Previous Post