Bab 183 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Ketika Charlie melihat Claire panik, ia tersenyum dan meyakinkan Claire, "Istriku, jangan khawatir tentang vila ini. Tuan White tidak akan pernah datang dan membuat masalah hanya karena vila ini."

Jacob terus menggelengkan kepalanya, "Tidak, terakhir kali saat kamu menolong keluarga Quinton dengan masalah Feng Shui, kamu menghabiskan uang mereka sebanyak $100 juta hanya untuk membeli cangkang kerang. Sekarang, keluarga White memberikanmu vila ini hanya untuk berterima kasih! Kedua keluarga ini sangat terkenal dan terpandang di Aurous Hill. Aku takut kalau mereka akan menyesali keputusannya di masa depan, dan cepat atau lambat, mereka akan datang untuk meminta kembali apa yang telah diberikan kepadamu!"

Jacob melanjutkan ucapannya, "Kamu harus mengembalikan vila ini ke keluarga White secepatnya. Jika tidak, kita semua akan celaka kalau mereka mencoba memintanya kembali!"

Ibu mertua Charlie berteriak, "Apa maksudmu? Kenapa kita harus mengembalikan vila ini ke keluarga White? Lagi pula, Tuan Zeke sendiri yang telah memberikan vila ini ke Charlie. Charlie tidak mencuri vila ini! Vila ini akan menjadi rumah kita di masa yang akan datang!"

Elaine tidak pernah membayangkan, kalau dia memiliki kesempatan untuk tinggal di vila yang mewah. Sekarang ia akhirnya memiliki vila, Jacob meminta menantunya untuk mengembalikannya, bukankah itu sama saja membunuhnya?

Claire menyahuti, "Ibu! Kita seharusnya tidak menerima hadiah semacam ini dari orang lain! Hal ini akan menjadi masalah nantinya."

"Tidak akan ada masalah sama sekali!" Elaine melotot kemudian menatap ke arah Charlie dan berkata, "Oh, aku tidak menyangka dirimu bisa diandalkan, aku tidak menyangka kamu memiliki kemampuan dan bisa mendapatkan vila yang sangat besar untuk ditempati oleh keluarga kita!"

Elaine tersenyum dan berkata, "Aku memiliki menantu yang luar biasa! Kamu seharusnya dari dulu memberikan nasihat ke orang lain, dengan begitu, kita sudah kaya dari dulu!"

Jacob tidak bisa membiarkan istrinya. Ia kemudian berkata, "Istriku! Ini bukan masalah vila! Meskipun Charlie memberikan nasihat Feng Shui pada mereka, apakah pantas baginya untuk menerima vila seperti ini? Apakah kita tidak akan mendapat masalah, jika di kemudian hari keluarga White menyesali keputusan mereka?"

Elaine langsung marah saat ia mendengar ucapan Jacob kemudian ia menunjuk ke arah Jacob dan berkata, "Jangan mengatakan semua alasan itu kepadaku! Aku sudah menderita dalam kemiskinan bersamamu seumur hidupku! Aku akhirnya memiliki kesempatan untuk tinggal di vila, dan kamu memintaku untuk mengembalikannya? Biar aku beri tahu kamu sesuatu, Jacob. Kalau kamu memaksa untuk mengembalikan vila ini, aku akan segera menceraikanmu!"

"Kamu... kamu wanita paling matre yang pernah aku lihat dalam hidupku!"

Jacob sangat marah dan kehilangan kata-kata, hingga akhirnya ia hanya duduk di sofa.

Charlie tersenyum kemudian berkata, "Ayah, jangan khawatir. Vila ini tidak akan diminta kembali."

"Menantuku, kamu memang bisa diandalkan!"

Elaine lanjut berkeliling untuk memeriksa vila, menyentuh barang-barang antik dan lukisan yang bergantung di dinding. Saking senangnya, ia berkata, "Christopher bisa memamerkan apa saja yang dia inginkan! Sekarang, akulah yang tinggal di vila mewah dan indah ini, sedangkan keluarganya hanya mampu membeli satu unit kondominium! Aku sangat bahagia hari ini."

Claire tidak dapat menahannya lagi, akhirnya ia menarik Charlie dan berbisik, "Charlie, katakan, sebenarnya apa yang terjadi?"

Charlie menjawab, "Istriku, jangan khawatir. Aku pastikan lagi, vila ini aku dapatkan dengan cara baik, aku tidak menipu atau berbuat curang untuk mendapatkannya. Tapi, sementara ini aku tidak bisa menjelaskannya kepadamu. Aku janji, aku akan menjelaskan semuanya saat ada kesempatan di lain hari."

"Baiklah, aku mempercayaimu jika kamu bilang ada alasan untuk semua ini," jawab Claire setelah memikirkannya sejenak, "Tapi Charlie, aku pikir lebih baik kamu tidak memberikan nasihat Feng Shui ke orang lain lagi, jika tidak, Ayah dan aku akan khawatir."

Charlie mengambil kesempatan ini untuk memegang tangan Claire dan berkata, "Jangan khawatir, Claire, aku tidak akan melakukan apa pun yang membuatmu khawatir. Ayah meminta kita untuk punya anak, apa yang akan kamu lakukan jika sesuatu terjadi kepadaku?"

"Jangan bodoh."

Wajah Claire memerah sebelum ia menarik tangannya dari Charlie.

Sementara itu, Elaine berseru ketika ia berjalan menuruni tangga.

"Saat aku kembali dari perjalananku minggu depan, aku akan mengundang semua orang yang aku kenal untuk datang dan mengunjungi vila baru yang baru saja aku beli ini!"

Begitu Claire mendengar ucapan ibunya, dia menimpali, "Ibu! Vila ini diberikan untuk Charlie..."

"Dia menantuku, jadi vila yang diberikan kepadanya juga milikku."

 
Next Post Previous Post