Bab 180 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Hannah dan Christopher tidak dapat menerima kenyataan ini. Mereka merasa telah ditampar dan dipermalukan di depan orang banyak! Mereka benar-benar ingin mengubur diri mereka sekarang juga.

Ini sangat gila!

Tiba-tiba ada pria tua berjalan keluar dari vila.

Pria tua itu berjalan ke arah Charlie dan bertanya dengan sikap yang sopan, "Halo, apakah Anda Tuan Wade?"

Charlie mengangguk sebelum menjawab, "Benar, boleh saya tahu siapa Anda?"

Pria tua itu menjawab, "Halo, Tuan Wade. Saya pelayan Tuan White dan saya yang bertanggung jawab untuk mengurus vila ini. Saya Barry Landon, tapi Anda bisa memanggil saya Barry."

"Barry?" Wendy menatapnya dan terkejut seperti baru saja tersengat listrik.

Bukankah Barry adalah pelayan Gerald? Kenapa ia di sini?

Apakah vila ini milik keluarga White?

Jika benar, mengapa diberikan ke Charlie?

Wendy bertanya, "Barry apa yang terjadi? Bukankah vila ini milik keluarga White?"

Barry menjawab, "Benar, vila ini tadinya milik keluarga White, tapi sekarang milik Tuan Wade."

Setelah itu, Barry menoleh ke Charlie lagi sebelum bertanya, "Tuan Wade, vila ini belum selesai direnovasi. Kapan Anda akan pindah? Saya akan meminta pekerja untuk bekerja lebih cepat dan membuat persiapan untuk Anda secepatnya."

Charlie menjawab, "Kami tidak terburu-buru untuk pindah, kamu bisa melanjutkan merenovasi vila ini. Aku akan menghubungimu, jika aku sudah siap untuk pindah."

"Baik, Tuan Wade!"

Setelah ia selesai berbicara, Barry membungkuk di hadapan Charlie dan melangkah ke samping seolah-olah menunggu Charlie untuk memasuki vila.

Wendy masih terkejut, dan anggota keluarganya juga ikut terkejut.

"Pelayan keluarga White?" Wendy berkata dengan terkejut. "Apa kamu membicarakan tentang keluarga Gerald?"

Charlie berpaling kepadanya dan tersenyum, lalu berkata. "Benar, aku berbicara tentang keluarga Gerald. Pamannya yang memberikan vila ini kepadaku."

"Apa?!" Wendy merasa ada yang meledak di dalam dirinya!

Vila ini milik keluarga tunangannya?

Dengan kata lain, ia adalah pemilik vila ini di masa yang akan datang?

Mengapa memberikan vila ini ke Charlie?

Vila ini miliknya!

Orang tua Wendy menjadi bingung dan marah di saat yang sama.

Putri mereka akan menikahi putra keluarga White. Dan keluarga White seharusnya memberikan vila ini ke putri mereka. Lalu, kenapa mereka memberikannya ke Charlie? Sangat tidak masuk akal!

Hannah bertanya ke Wendy, "Wendy, ada apa? Apa kamu tahu, keluarga White memiliki vila ini?"

Wendy menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak, aku tidak tahu tentang ini. Gerald tidak memberitahuku..."

Hannah berteriak, "Cepat telepon Gerald, tanya dia apa yang terjadi!"

"Iya."

Wendy segera mengeluarkan ponselnya untuk menelepon Gerald.

Setelah Gerald menjawab, Wendy bertanya kepadanya, "Gerald, apakah keluarga White memiliki vila di Vila Elite Thompson?"

Gerald menjawab, "Benar, kami punya vila di sana, ada apa?"

Wendy menjawab dengan nada tidak puas, "Kenapa kamu tidak memberitahuku? Bukankah vila ini seharusnya menjadi rumah kita?"

"Tidak", Gerald menjawab dengan cepat, "Pamanku membeli vila itu untuk masa pensiunnya. Ia sangat menyukai lingkungan di Vila Elite Thompson, kenapa dia harus memberikan vila itu ke kita?"

Setelah itu, Gerald bertanya, "Bagaimana kamu tahu tentang vila itu?"

Wendy merasa sangat marah sehingga ia mulai menangis, "Apa kamu tahu, bahwa pamanmu memberikan vilanya?"

"Memberikan vilanya?" Gerald bertanya dengan terkejut, "Ke siapa Paman memberikannya?"

Wendy melanjutkan tangisnya sebelum menjawab, "Dia memberikannya ke Charlie! Kakak iparku, Charlie!"

 
Next Post Previous Post