Bab 179 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Ketika Christopher mendengar perkataan Jacob, ia menyangka Jacob dengan sengaja meledeknya. Oleh karena itu ia menatapnya dan berbicara dengan kesal. "Jacob, cukup! Kenapa kamu mengatakan ini semua? Aku tahu kamu akan pindah ke vila di Vila Elite Thompson. Apakah kamu mencoba untuk pamer?"

Jacob terkejut kali ini, "Hah? Aku akan tinggal di Vila Elite Thompson? Apa yang kamu bicarakan?"

Elaine sangat bingung, "Apakah ada yang salah di sini? Kamu yakin tidak ada kesalahpahaman mengenai ini?"

Untuk kali ini, Christopher menunjuk ke arah Charlie dan berkata, "Menantumu pemilik vila terbesar di Vila Elite Thompson! Kamu bisa bertanya kepadanya!"

Elaine dan Jacob tercengang kali ini. Setelah itu ia menatap Charlie dengan kagum sebelum bertanya seolah-olah tidak mempercayainya, "Charlie, apakah yang dibicarakan pamanmu benar? Apa kamu pemilik vila terbesar di Vila Elite Thompson? Apa itu benar?"

Charlie mengangguk dan berkata, "Benar, Ayah dan Ibu. Seseorang memberiku vila ini sebagai rasa terima kasih karena telah menolongnya."

"Siapa yang memberimu vila?" mata Elaine dipenuhi dengan kebahagiaan.

Charlie menjawab, "Aku menolong seorang teman untuk menyelesaikan masalah Feng Shui yang dia hadapi. Dan dia memutuskan untuk memberikan vila ini sebagai rasa terima kasihnya kepadaku."

Elaine sangat merasa senang saat ini. "Charlie, bawa kami untuk melihat vilanya sekarang! Wow! Kita akan tinggal di Vila Elite Thompson! Mimpi yang jadi kenyataan!"

Claire menarik Charlie dan bertanya dengan berbisik, "Charlie bisakah kamu katakan kepadaku apa yang terjadi?"

Charlie tersenyum dan berkata, "Seseorang telah memberikanku vila ini. Jika kamu tidak percaya denganku, kita bisa pergi dan memeriksanya sekarang."

Elaine sangat puas karena akhirnya sekarang ia bisa lebih baik daripada kakak dan kakak iparnya.

Ini sempurna!

Karena sebelumnya Christopher dan Hannah ingin membuat Elaine iri karena membeli rumah yang besar, sekarang adalah waktunya membuat mereka berdua iri kepada Elaine. Ia akan tinggal di Vila Elite Thompson terlebih dahulu! Akhirnya ia bisa menunjukkan kepada yang lainnya!

Oleh karena itu, ia dengan sengaja tersenyum sebelum berkata, "Kakak dan kakak ipar, Harold dan Wendy karena kalian semua di sini, bagaimana kalau kita pergi bersama ke vila kami untuk melihat-lihat? Bagaimana menurut kalian?"

Christopher menggelengkan kepalanya dan ia berencana untuk meninggalkan tempat itu dengan segera, tapi Hannah menghentikannya. Kemudian ia berbisik kepada Elaine dan berkata, "Baiklah! Kami akan senang melihat vilanya!"

Setelah ia berbicara, Hannah berbisik di telinga suaminya, "Aku akan mengambil foto dan video dari vila mereka dan menunjukkannya ke ibu. Saat ia melihat foto-foto itu, ia pasti akan meminta vila mereka. Bukankah itu rencana yang bagus?"

Mata Chritopher menjadi bersinar terang!

Ternyata istrinya memiliki sebuah rencana.

Ini sangat luar biasa!

Charlie membawa mereka ke area vila di Vila Elite Thompson.

Setelah mereka memasuki lingkungan vila, semua orang memperhatikan sekelilingnya. Lingkungannya memang lebih baik dari yang lain. Terlihat lebih rapi dan terawat.

"Charlie, yang mana vilamu?" Wendy sengaja bertanya dengan suara keras.

Charlie mengambil kunci dan berjalan melewati Wendy sebelum berhenti di depan vila yang sangat besar, "Ini vilaku, A05."

Charlie sangat tenang ketika menggunakan kunci untuk membuka gerbang depan yang menuju ke vila. Sebelum mendorongnya dengan pelan.

Gerbang terbuka dengan mulus dan di depan mereka terlihat taman yang sangat indah.

Klik!

Pintu utama terbuka.

Wendy terkejut!

Harold dan orang tuanya juga tercengang!

Claire menahan napasnya dan menggosok-gosok matanya saat ia melihat ke dalam.

Di tengah taman terlihat vila mewah yang sangat besar dan dikelilingi oleh paviliun, bunga dan pohon.

"Ini sangat mewah." Christopher yang pertama kali berkomentar.

Harold dengan wajah kesal berkata dengan nada marah, "Siapa yang memberikanmu vila mewah ini? Aku tidak percaya!"

"Jika kamu tidak percaya tidak masalah, tapi vila ini memang hadiah dari seorang teman." Charlie menjawab seolah-olah ia tidak peduli apakah ia harus menjelaskan atau tidak.

Wendy menatap Charlie sebelum ia berbicara, "Charlie kamu pikir seseorang sepertimu pantas mendapatkan vila yang mewah ini?"

Charlie menjawab, "Tidak ada hubungannya denganmu."

Mereka terdiam saat mereka berdiri di area taman.

Tidak ada yang percaya jika pemilik vila termahal di Aurous Hills adalah Charlie!

 
Next Post Previous Post