Bab 176 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Staf pemasaran berjalan ke arah Charlie dan berkata, "Tuan, jika Anda tidak berencana membeli rumah, tolong tinggalkan tempat ini sekarang. Jangan mempengaruhi pelanggan lainnya yang akan membeli properti kami."

Claire menghela napasnya sebelum ia menarik tangan Charlie dan berkata, "Ayo Charlie, kita lihat di tempat lain."

Orang-orang pun mulai mengejek Charlie, "Kalau kamu miskin, lebih baik pergi daripada menjadi bahan tertawaan di sini!"

Charlie tetap tidak bergerak dan berkata dengan tersenyum, "Kalian tahu, kenapa kalian tidak bisa membeli vila di sini? Itu karena pikiran kalian dangkal dan kalian tidak mungkin mampu membelinya seumur hidup!"

Harold melanjutkan hinaannya kepada Charlie. "Hahaha! Charlie, apa kamu akan terus melanjutkan kebohonganmu? Apakah di sini ada yang miskin selain dirimu?"

Charlie berkata, "Harold, kamu terus berkata bahwa aku tidak akan mampu membeli porperti di Vila Elite Thompson. Apa yang akan kamu lakukan, kalau aku punya vila di sini?"

Kali ini, Harold tertawa sembari menunjuk ke arah gedung yang paling tinggi dan berkata dengan nada sombong, "Kalau kamu mampu membeli vila di sini, maka aku, Harold akan loncat dari atas gedung itu!"

Orang-orang yang ada di situ pun mengikuti ucapan Harold, "Benar! Kalau kamu mampu membeli vila di sini, aku akan melompat dari gedung itu!"

"Iya, benar! Aku akan melompat dari gedung itu, kalau kamu memang punya vila di Vila Elite Thompson! Aku tidak akan membiarkan orang yang berpura-pura memilikinya!"

Claire tidak pernah merasa dipermalukan seperti ini selama hidupnya! Oleh karena itu, ia mulai mengeluh kepada Charlie, "Charlie! Kamu sungguh ingin menantang mereka dan mempermalukan dirimu sekarang?"

Kali ini, Charlie tetap tenang dan tersenyum sambil berkata, "Istriku, kenapa kamu sangat yakin kalau suamimu hanya mempermalukan diri sendiri?"

Setelah itu, Charlie mengambil kunci vila dan kartu akses dari kantongnya sebelum ia berkata, "Lihat ini. Ini adalah kunci dan kartu akses dari Vila A05."

Wendy tertawa dan menjawab, "Charlie, kamu pikir kami akan percaya kepadamu hanya karena kamu memegang kunci itu? Kamu pikir kami gila?"

Charlie memberikan kunci dan kartu akses ke staf pemasaran dan berkata, "Kenapa kamu tidak periksa kunci dan kartu akses ini, apakah ini palsu?"

Staf pemasaran pun mengenali kunci dan kartu akses yang diberikan oleh Charlie. Ia tahu, bahwa benda itu hanya dimiliki oleh pemilik vila di Vila Elite Thompson. Ia sangat terkejut saat ini.

Apakah orang ini benar-benar punya vila di Vila Elite Thompson? Jika benar, ia bisa kehilangan pekerjaan karena baru saja mengusirnya dari kantor pemasaran beberapa menit yang lalu.

Sambil memikirkannya, ia mengambil kunci dan kartu akses dari Charlie lalu ia memindai kartu itu dengan mesin pemindai di di kantor pemasaran. Dan mesin itu mengeluarkan suara robot. "Halo, Tuan Wade, pemilik vila A05. Selamat datang di rumah Anda!"

Staf pemasaran itu terkejut dan berseru. "Anda, Tuan Wade?"

"Benar." Charlie mengangguk. Sepertinya Zeke telah mengubah kepemilikan vila ke Charlie.

Staf pemasaran itu dengan cepat mengembalikan kunci dan kartu akses ke Charlie dengan panik dan berkata, "Tuan Wade, saya minta maaf atas perlakuan saya tadi. Saya tidak tahu, kalau Anda pemilik vila A05. Maafkan saya atas apa yang terjadi tadi."

Semua orang di tempat itu terkejut.

Charlie adalah pemilik vila terbesar di sini? Apakah ini lelucon? Bagaimana orang seperti dia mampu membeli vila di Vila Elite Thompson?

Ekspresi Harold berubah menjadi buruk. Apa yang terjadi? Ia tidak percaya, jika Charlie mampu membeli vila di tempat ini.

Tapi, staf pemasaran itu tidak mungkin berbohong, iya kan?

Ditambah lagi, ia memindai kartu itu dan mesin pemindai mengenali bahwa Charlie adalah pemilik vila...

Apa yang sebenarnya terjadi?

 
Next Post Previous Post