Bab 174 - Si Kharismatik Charlie Wade

Jelas satu kali, Harold meremehkan Charlie.

Ditambah lagi, Harold amat geram pada Claire, yang menjadi direktur perusahaan family mreka.

Saat Harold memperhatikan pasangan itu terdapat di sini untuk memperhatikan properti di Vila Elite Thompson, ia mau memanfaatkan peluang itu untuk menyindir dan menghardik mreka.

Charlie menghardik Harold sesudah mendengar celaan Harold yang dimaksudkannya pada Claire dan ia. "Mengapa? Jika orang semisal sobat saja bisa memperhatikan properti di Vila Elite Thompson, kenapa kita nggak bisa?"

Harold menertawai, "Sebab mengapa keluargaku dan saya  ke sini hari ini, sebab kita sanggup membeli rumah di sini! Apakah sobat sanggup membeli rumah di sini?"

Charlie mesem sblm menanggapi, "Sobat percaya, saya  nggak sanggup membeli rumah di sini?"

Harold mendengus. "Jika sobat sanggup membeli properti di sini, maka dari itu saya  salut! Apa sobat tau, brapa biaya rumah di sini? Bahkan, rumah yang memiliki ukuran minimal di Vila Elite Thompson seluas 120 m2 harganya $10 juta! Apakah sobat milik duit $10 juta?"

Charlie tertawa. "Mengapa saya  seharusnya memperhatikan rumah yang minimal? Jika saya  mau membeli rumah, saya  tepat hendak beli yang memiliki ukuran besar."

"Huu!" Harold berbicara sambil tertawa. "Rumah seluas 240 m2? Sobat pastinya terlalu ambisius."

Ketika ini, Wendy pun tertawa sambil berbicara, "Iya, Charlie. Apa sobat sungguh berdaya upaya bahwa sobat sanggup membeli rumah seluas 240 m2? Family kita bahkan nggak sanggup membeli rumah itu! Sobat pikir, sobat sapa? Gimana sobat sanggup membelinya?"

Charlie menatapnya sambil mesem dan berbicara, "Sapa katakan saya  mau membeli rumah seluas 240 m2?"

Wendy mendengus sblm bertanya, "Jadi, apa maksudmu? Bukankah sobat katakan, bahwa sobat terpukau dengan rumah yang memilki ukuran besar? Apa sobat mau menarik kembali ucapanmu?"

Charlie tertawa sblm menanggapi, "Wendy, sobat pastinya tidak terlalu tau, bkan? Apa sobat tau, bahwa properti terbesar di Perusahaan Pengembang Utama Thompson ialah vila-vila yang berlokasi di tengah zona perumahan ini?"

"Haha haha haha!" Wendy mulai tertawa terbahak-bahak. "Vila? Vila yang minimal juga harganya puluhan juta dolar! Lebih lebih lagi vila yang paling besar, setidaknya harganya $100 juta. Sobat nggak hendak pernah dapat memperoleh duit sebanyak itu, walaupun sobat telah bekerja keras semasa hidupmu!"

Charlie mesem sblm berbicara, "Bertepatan satu kali, saya  dijanjikan salah satu vila terbesar di sini!"

"Haha haha haha!" Harold dan keluarganya mulai tertawa begitu Charlie menuntaskan kalimatnya. Sesudah itu, Harold menunjuk ke arah Charlie kemudian ia berbicara dengan nada menghardik, "Sobat? Sobat katakan bahwa sobat dijanjikan salah satu vila terbesar di Vila Elite Thompson? Apa sobat pastinya mau membodohi dirimu sendiri, Charlie?"

Ketika ini, orang-orang yang dateng untuk memperhatikan properti pun menatap Charlie, sebab mreka mendengar apa yang baru saja ia ngomong. Charlie berpakaian biasa dan ia sama satu kali nggak tampak semisal orang seperti. "Apakah menurutmu ia sanggup membeli vila di Vila Elite Thompson?"

"Kalau ia amat pemilik salah satu vila di sini, maka dari itu saya  tepat dapat membeli semua perumahan yang didirikan oleh Perusahaan Pengembang Utama Thompson!"

"Ia amat pintar berdusta!"

Claire pun minim pucat ketika ini dan dengan cepet ia mencondongkan badan ke arah Charlie dan berbisik, "Charlie! Apa yang sobat ngomong? Mengapa sobat bercakap cakap kosong? Apa sobat nggak bergidik dipermalukan?"

Charlie mesem sblm berbicara, "Mengapa saya  seharusnya merasa malu, kalau saya  menuturkan yang sesungguhnya?"

Harold tertawa ketika berbicara, "Liat! Bahkan, istrimu sendiri nggak yakin dalam apa yang sobat ngomong! Semua orang yang terdapat di sini nggak dungu. Sapa juga tau, orang sepertimu nggak layak  berada di kantor pemasaran ini!"

Sesudah itu, Harold melanjutkan, "Tunggu beberapa saat! Saya  hendak meminta staf pemasaran untuk lekas mengusirmu!"

Nggak lawas lalu, Harold menarik salah satu staf ke arah Charlie kemudian ia menunjuk ke arahnya dan berbicara, "Nona, mengapa sobat memperkenankan sampah sebuah ini masuk ke kantor pemasaran dan merusak poin properti di sini? Apa sobat tau, ia katakan ia pemilik vila terbesar di Vila Elite Thompson? Ia amat telah menjatuhkan poin properti di sini!"

Ketika ini, staf pemasaran melirik ke arah Charlie dan ia liat bahwa Charlie pastinya memakai baju yang biasa saja.

Charlie tepat nggak sanggup membeli properti di sini, bahkan rumah dengan tiga kamar tidur terkecil di Perusahaan Pengembang Utama Thompson, lebih lebih lagi vila yang paling besar.

Semua orang mulai berkoar ketika ini. "Cepet usir pemuda itu! Ia amat merusak suasana hati kita!"

 
Next Post Previous Post