Bab 169 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Sebelum ini, banyak orang yang bersaing untuk menjadi pemimpin lingkaran metafisika dengan nyawa mereka sebagai taruhannya, tapi sekarang, mereka semua menginginkan Charlie yang memimpin lingkaran metafisika di Aurous Hill dan Newton. Dan tidak ada seorang pun dari mereka yang keberatan, karena telah menyaksikan kemampuan Charlie.

Mereka belum pernah melihat orang seperti Charlie yang mampu mengendalikan kilat dan petir seperti sebuah pedang!

Ini sungguh metafisika yang nyata. Charlie memiliki kekuatan supernatural yang tidak bisa dibayangkan oleh siapa pun.

Ketika mereka melihat Jack yang terbaring di tanah setelah tersambar petir, mereka tahu kekuatan Charlie sangat besar. Oleh karena itu, mereka menginginkan Charlie sebagai pemimpin mereka, sehingga ia bisa memberi petunjuk dan nasihat kepada mereka.

Charlie menolak dengan berkata, "Aku bukanlah anggota dari lingkaran metafisika dan aku tidak begitu tahu tentang Feng Shui. Dan juga tidak tertarik. Oleh karena itu, aku harap kalian mengangkat Finn sebagai ketua dan memimpin kalian."

Mereka semua tercengang mendengar apa yang dikatakan Charlie.

Tadi, Charlie telah mengejutkan mereka dengan kilat dan petir, sekarang dia bilang tidak tertarik dengan Feng Shui atau metafisika sama sekali? Ia juga bukan anggota dari lingkaran metafisika?

Charlie memanggil kilat dan petir hanya berdasarkan keinginannya?

Menakjubkan!

Ini sangat menakjubkan!

Mereka semua saling berpandangan.

Finn menatap Charlie dengan wajah tertegun kemudian ia berkata dengan sopan, "Sebuah kehormatan menerima perintah Anda, Tuan Wade. Mulai dari sekarang, saya akan menjaga lingkaran metafisika. Saya akan mengatasi semua masalah kecil, tapi saya akan meminta nasihat Anda jika ada masalah besar, Tuan Wade."

Suasana menjadi sedikit santai dan kali ini, pria terkaya di Lancaster, Travis, tiba-tiba berjalan mendekati Charlie dan berkata, "Tuan Wade, saya ingin mengucapkan terima kasih atas apa yang Anda lakukan hari ini. Oleh karena itu, sebagai hadiah saya akan memberikan uang sebesar delapan puluh juta dolar kepada Anda sebagai tanda terima kasihku."

Matthew juga melangkah maju untuk berterima kasih kepada Charlie, walaupun ia merasa sedikit malu. "Terima kasih, Tuan Wade, telah menolong kami dari hal jahat. Mulai sekarang, semua bawahan saya akan mematuhi Anda!"

"Kami akan mematuhi semua perintah Anda!"

Sementara itu, yang lainnya juga tidak ingin ketinggalan untuk berterima kasih kepada Charlie. Mereka memuji Charlie, menawarkan makan malam, dan bahkan sebagian menawarkan uang padanya.

Finn juga berkata, "Keluarga White sudah berjanji akan mensponsori dengan total seratus lima puluh juta dolar untuk pemenang di kompetisi hari ini. Karena Anda adalah pemenang satu-satunya, saya rasa uang hadiah akan diberikan kepada Anda, Tuan Wade."

Zeke masih berlutut dan tidak berani untuk berdiri. Kali ini ia langsung berkata, "Tuan Wade, saya minta maaf telah meremehkan Anda dan mendukung orang yang sesungguhnya adalah penjahat. Saya hampir saja melukai semua orang di sini. Saya harap Anda mau memaafkan saya!"

Charlie kemudian berkata, "Tuan White, bukankah Anda sangat mempercayai Tuan Yaleman sebelum ini?"

Zeke menunduk lalu berkata, "Tuan Wade, saya telah dibutakan oleh Tuan Yaleman! Saya tahu, bahwa dia hanyalah seekor serangga di depan master yang sesungguhnya! Saya berjanji, tidak akan pernah lagi melawan Anda di masa yang akan datang! Saya berjanji akan mengikuti perintah Anda seumur hidup dan mematuhinya."

Zeke melanjutkan perkataannya, "Tuan Wade, untuk menunjukkan permintaan maaf saya, saya akan memberikan sebuah vila sebagai hadiah. Saya akan memberikan kepada Anda kunci vila tersebut setelah saya utus seseorang untuk membersihkannya! Terimalah hadiah saya dan maafkan tindakan saya, Tuan Wade!"

"Sebuah vila?"

Charlie mencoba memikirkannya.

Baginya sebuah vila bukanlah apa-apa.

Tapi, rasanya agak sulit baginya untuk membeli sebuah vila dan ia tidak bisa menjelaskan asal dananya kepada Claire.

Jadi, kenapa harus menolaknya, jika ada yang menawarkan sebuah vila kepadanya?

Lagi pula, keluarganya tinggal di rumah tua dan hampir ambruk. Akan lebih baik bagi mereka, jika bisa tinggal di tempat yang lebih baik.

Walaupun Zeke agak pendendam, tapi sepertinya ia sangat tulus dan merasa sangat bersalah.

Oleh karena itu, Charlie setuju dan berkata, "Baiklah, aku akan menerimanya, tapi, tolong ingat jika terjadi lagi hal seperti ini di masa yang akan datang, aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah."

 
Next Post Previous Post