Bab 164 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Saat ini, Matthew masih berjongkok di tanah dan wajahnya memerah karena malu. Dia tidak bisa mengendalikan tubuh atau refleksnya dan rasanya dia ingin mati saja saat ini.

Jack melambaikan tangannya dan Matthew kehilangan semua kekuatannya dan langsung jatuh ke tanah. Sekarang ini, dia merasa sangat malu.

"Jadi, sekarang apakah Anda sudah merasa yakin, Tuan Gibson?" Zeke bertanya sambil tertawa.

Matthew menggertakkan gigi dan darah keluar dari gusinya sambil bergumam dengan kesal, "Baiklah, kamu menang... kamu menang..."

Matthew menundukkan kepalanya ketika dia benar-benar merasa kalah, suasana hening karena tidak ada yang berani mengatakan apa-apa lagi.

Setelah itu, Jack menoleh ke arah Charlie sebelum dia berkata, "Nah, kamu telah merebut barang berharga yang ingin aku beli di pelelangan tempo hari. Karena kamu sudah melihat keterampilan dan kemampuan magisku hari ini, apakah kamu masih berani sombong?"

Charlie mengangkat bahu sebelum berkata, "Hanya dua serangan biasa dan kamu pikir tidak terkalahkan?"

Pada saat ini, Jasmine segera menarik Charlie lalu dia berbicara dengan pelan, "Tuan Wade, saat ini jangan melawannya. Tuan Yaleman memiliki keterampilan dan kemampuan. Jangan sampai kehilangan nyawa Anda hanya karena harga diri dan martabat."

Jack mencibir sambil berkata, "Kamu itu masih sangat muda dan bodoh. Apa kamu benar-benar berani untuk bersaing denganku? Jika kamu kalah, aku mau kamu mengembalikan kerang itu karena itu adalah punyaku. Aku juga mau kamu berlutut dan meminta maaf kepadaku!"

Charlie tersenyum sebelum menjawab, "Kompetisi? Kamu pikir kamu siapa? Apakah kamu benar-benar berpikir kamu pantas bersaing denganku?"

Ekspresi semua orang menjadi serius. Pemuda ini sangat berani. Kenapa pemuda ini begitu berani berbicara kepada Jack seperti itu? Apakah dia sudah bosan hidup?

Sekarang, halaman itu menjadi sunyi senyap.

Jasmine juga sangat terkejut, sehingga dia segera berdiri. Dia tahu bahwa keadaan mungkin tidak akan bisa dikendalikan lagi karena perkataan Charlie tadi.

Jack menjadi semakin marah ketika mendengar ucapan Charlie. Oleh karena itu, dia berjalan ke arah Charlie dan berkata, "Di dalam hidupku, aku telah banyak bertemu dengan berbagai tipe orang, tetapi tidak ada yang sepertimu. Kamu sepertinya sengaja ingin mati." Charlie tersenyum lagi dan berkata, "Dan siapa kamu, bisa memutuskan siapa yang hidup dan yang mati? Apa pun yang kamu putuskan, belum tentu akan terjadi."

Wajah Jack sedingin es ketika menatap Charlie.

Saat ini, sekelompok orang tiba-tiba masuk dengan cepat dan agresif.

Para pria itu dipimpin oleh Adam. Begitu Adam melihat Charlie, dia langsung berteriak padanya, "Charlie! Kamu pembohong dan penipu! Kamu berpura-pura membantu keluarga Quinton, tetapi kamu hanya mencoba menipu uang paman keduaku dan menipu keluarga Quinton! Kamu menggunakan uang keluarga Quinton untuk membeli harta karun yang kamu sukai di pelelangan, tetapi apa untungnya buat kami, Tuan Yaleman sudah tahu tipuanmu! Serahkan uang yang kamu dapatkan dari keluarga Quinton sekarang, atau aku tidak akan mengampuni hidupmu hari ini!"

Setelah Adam menyelesaikan kalimatnya, Graham dan Aurora berjalan masuk. Graham merasa sangat malu setelah mendengarkan kata-kata Adam, tetapi sudah terlambat untuk menghentikannya.

Charlie melirik Graham, tapi dia tidak mengatakan apa-apa.

Namun, tatapan Charlie membuat Graham merasa tidak nyaman dan dia memukul kepala Adam sebelum dia mencoba menjelaskan situasinya kepada Charlie. "Tuan Wade, jadi begini kejadiannya..."

Graham tidak berusaha menyembunyikan apa pun dari Charlie, dia menceritakan semuanya dari awal sampai akhir.

Setelah mendengarkan kata-kata Graham, Charlie sedikit mengerutkan keningnya dan kemudian bertanya dengan dingin, "Harganya hanya sedikit lebih dari seratus juta dolar. Jadi, jika Anda menyesal, aku bisa mengembalikan uang Anda kapan pun Anda mau."

"Oh! Tuan Wade, tolong jangan katakan itu. Apakah saya berani meminta uang itu dikembalikan setelah semua yang Anda lakukan untuk keluargaku? Saya ada di sini hanya ingin bertemu dengan para master lainnya."

Graham masih belum dapat memastikan apakah Charlie sungguh orang yang memiliki keterampilan dan mahir, atau apakah dia hanya orang bodoh. Namun, karena Graham orang yang cerdas, dia tidak ingin tergesa-gesa untuk melawan Charlie.

Meskipun dia memuji Charlie, ada sedikit keraguan dalam suaranya. Graham tahu bahwa dia tidak akan bisa menguji kemampuan Charlie. Oleh karena itu, dia berencana menggunakan Jack untuk melakukan semuanya atas namanya.

Jika Charlie bisa dengan mudah dikalahkan oleh Jack, maka dia tidak akan memperlakukannya dengan sopan lagi. Dia pasti akan memaksanya untuk mengembalikan semua uang yang Charlie belanjakan di pelelangan, termasuk bunganya!

Oleh karena itu, dia memberitahu Charlie dan para master lainnya, "Kalau begitu, saya tidak akan mengganggu dan mencampuri acara hari ini. Kami akan membahas masalah ini nanti. Silakan melanjutkan acara kalian dan silakan menyelesaikan urusan kalian terlebih dahulu."

Adam ingin mengatakan sesuatu, tetapi dia tidak berani melakukannya karena Graham sedang memelototinya.

Ketika Jack melihat ini, dia tersenyum ke arah Graham dan berkata, "Tuan Quinton, Anda datang pada waktu yang tepat! Aku tahu, bagaimana keluarga Quinton menghadapi banyak masalah belakangan ini. Aku juga sudah tahu, bahwa Charlie telah mencoba menggunakan jimat untuk membantu mengatasi masalah Anda. Hari ini, aku akan bersaing dengan Charlie, untuk melihat siapa di antara kami yang bisa memberikan solusi terbaik untuk menyingkirkan roh jahat yang menempel di keluarga Anda! Charlie, jika kamu tidak berani menerima tantanganku, maka aku pastikan bahwa aku akan menghancurkanmu dengan segala kemampuanku!"

Charlie mengerutkan kening sebelum menjawab, "Karena kamu sangat ingin mati, maka aku akan mengabulkan keinginanmu."

 
Next Post Previous Post