Bab 159 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Setelah meninggalkan kediaman keluarga Quinton, Jack mulai membuat rencana selanjutnya.

Tentu saja, dia ingin membalas dendam pada Charlie. Dia ingin mengambil kembali apa yang telah dicuri Charlie darinya. Namun, apa yang dia lakukan hingga saat ini belumlah cukup!

Alasan mengapa dia datang ke Aurous Hill kali ini adalah untuk memiliki hubungan yang kuat dengan Aurous Hill. Dia berencana merekrut beberapa orang yang terpercaya sehingga dia bisa membangun kariernya lebih besar lagi.

Oleh karena itu, dia harus membuat rencana untuk menyelesaikan semuanya sekaligus.

Dia ingin semua orang di Aurous Hill menganggap Charlie sebagai penipu!

Charlie tidak tahu, bahwa Jack berencana menggunakan dia sebagai tumbal untuk memajukan kariernya.

Saat sedang asyik membeli sayuran untuk makan malam, tiba-tiba Charlie menerima telepon dari Jasmine.

Setelah menjawab panggilan tersebut, Jasmine berbicara serius dan berkata, "Tuan Wade, tampaknya Tuan Yaleman mengundang beberapa orang ahli barang antik, Feng Shui, dan metafisika untuk menghadiri jamuan makan yang akan diadakan di rumah keluarga White. Dia ingin saya bertanya apakah Anda punya waktu untuk menghadiri jamuan tersebut."

"Keluarga White? Siapa mereka?"

Jasmine menjawab, "Keluarga White adalah keluarga kelas menengah yang memiliki keturunan bernama, Gerald White dan Kevin White."

"Mengapa Tuan Yaleman memilih untuk mengadakan perjamuan di rumah keluarga White?" Charlie bertanya dengan curiga.

Jasmine menjelaskan, "Terjadi sesuatu yang buruk belakangan ini di keluarga White. Putranya, Kevin, dan keponakannya, Gerald, mendapat masalah satu demi satu. Selain itu, bisnis keluarga White juga merosot. Keluarga White memohon kepada Tuan Yaleman untuk mengunjungi rumah mereka karena ingin Tuan Yaleman membantu mengubah Feng Shui dan nasib keluarga mereka."

Jasmine melanjutkan, "Karena Tuan Yaleman juga mengundang beberapa ahli metafisika ke acara jamuan besok, saya yakin dia punya niat lain selain menghasilkan uang dari keluarga White."

Charlie tersenyum sebelum menjawab santai, "Aku rasa dia mencoba membalas dendam kepadaku, karena merebut kerang darinya di pelelangan tempo hari. Aku rasa dia mencoba menjebakku. Bukankah begitu?"

Namun, Charlie terus berbicara, "Tapi, aku akan tetap menghadiri jamuan itu, karena aku ingin tahu tipuan apa yang dia punya."

Setalah Charlie menjawab bersedia datang, Jasmine segera membalas, "Baiklah. Saya akan menjemput Anda besok pagi dan kita akan pergi ke rumah keluarga White bersama."

Kedengarannya sempurna bagiku.

***

Keesokan paginya, Jasmine pergi ke rumah Charlie untuk menjemputnya.

Rumah keluarga White terletak di daerah pinggiran kota di pegunungan dan dikelilingi oleh pemandangan yang sangat indah.

Semua paviliun dan teras di taman keluarga White dibangun dengan gaya antik. Sepertinya keluarga White menghabiskan ratusan juta dolar untuk merenovasi rumah mereka sehingga bisa menerima dan menjamu tamu dengan bergaya.

Juga terdapat puluhan kursi kayu rosewood kuning di luar paviliun yang berada di tepi danau. Lebih dari selusin tamu duduk sambil berbincang satu sama lain dan tertawa.

Orang yang duduk di kursi utama adalah pria paruh baya yang gemuk. Dia tidak lain adalah Zeke White, ayah Kevin.

Sedangkan Jack, saat ini duduk di sampingnya.

Selain dua orang tersebut, Charlie juga bertemu dengan dua orang yang dia kenal, Travis Lane, orang terkaya di Lancaster dan juga Matthew Gibson, pria yang menemaninya.

Begitu mereka berdua melihat Charlie masuk, Travis dan Matthew mengangguk yang menunjukkan bahwa mereka tahu kehadiran Charlie.

Namun, Zeke hanya melirik Charlie dengan ekspresi dingin.

Dia jelas tahu bahwa Kevin dan Gerald mengalami kemalangan karena Charlie. Karena itu, dia sangat tidak senang melihat Charlie.

Ketika Finn melihat mereka berdua, dia segera berdiri sebelum berkata, "Tuan Wade dan Nona Moore, akhirnya kalian ada di sini."

 
Next Post Previous Post