Bab 158 - Si Kharismatik Charlie Wade

 "Tutup mulutmu!" ucap Graham sambil memelototi Adam. Setelah itu, dia berpaling ke arah Jack lalu bicara dengan hormat, "Terima kasih atas saran Anda. Saya pasti akan lebih memperhatikan masalah seperti ini di kemudian hari."

Jack mengangguk dengan penuh arti, lalu dia berdiri dan pergi.

Begitu Jack meninggalkan rumah itu, Adam langsung berkata, "Paman Kedua, Tuan Yaleman adalah pakar yang sangat terkenal dari Mahkamah Ramalan. Bagaimana pembohong seperti Charlie bisa dibandingkan dengannya? Kali ini, Tuan Yaleman bahkan bersedia membantu menyelesaikan masalah keluarga kita tanpa memungut bayaran sedikit pun!"

"Tuan Yaleman bahkan tidak mengambil satu sen pun dari kita, tetapi Charlie telah menipu keluarga ini dengan mengambil begitu banyak uang dari kita! Dia bahkan menghabiskan lebih dari $100 juta hanya untuk membeli kerang yang rusak di pelelangan hari ini! Ini penipuan! Jelas-jelas penipuan! Paman Kedua, mengapa Paman rela memberinya begitu banyak uang? Mengapa Paman begitu percaya kepada Charlie? Jika masalah ini tersebar, bukankah orang-orang di Aurous Hill akan memperlakukan keluarga Quinton seperti orang bodoh?"

Graham diam saat ini, tetapi wajahnya terlihat bimbang.

Dia tahu bahwa Jack memang sangat terkenal di negara ini. Selain itu, dia tidak bisa melupakan masa depan yang ditunjukkan Jack kepadanya. Itu sangat jelas dan nyata dan dia tidak punya pilihan selain percaya apa yang dia lihat.

Yang terpenting, Jack tidak mengambil satu sen pun dari mereka hari ini. Di sisi lain, Charlie telah menghabiskan begitu banyak uang keluarga Quinton di pelelangan hari ini...

Semakin dia memikirkan situasinya, semakin dia merasa ada yang salah dengan Charlie!

Pada saat ini, Kepala Pelayan keluarga Quinton tiba-tiba mengetuk pintu, lalu dia masuk setelah mendapat izin dari Graham.

"Tuan Quinton, ada paket kilat untuk Anda."

Setelah dia selesai berbicara, dia menyerahkan sebuah kotak kepada Graham.

Graham mengerutkan kening saat membongkar kotak itu. Setelah itu, dia menemukan jimat di dalam kotak tersebut.

Dia melihat lebih dekat jimat itu dan dia melihat itu hanya sepotong cangkang tipis seukuran kotak korek api. Selain itu, di cangkang kerang itu juga terikat seutas benang merah murahan dan tampak seperti kerang lain yang dijual di tempat-tempat wisata.

Graham melihat nama pengirimnya dan dia menyadari bahwa itu dari Charlie.

Ada beberapa kata juga yang tertulis di selembar kertas di dalam kotak: "Jimat Mempesona. Gantung di aula utama untuk menghancurkan dan menyingkirkan roh jahat."

Adam mengumpat keras begitu dia melihat jimat itu. "Sialan! Paman Kedua, Charlie menganggapmu bodoh! Dia mengirim pecahan cangkang kerang dan ini bisa jadi cangkang kerang yang dibeli dari sembarang tempat! Apa Paman benar-benar berpikir bahwa ini akan membantu kita menyingkirkan roh jahat?"

"Lagi pula, apa menurut Paman cangkang yang rusak ini pantas bernilai $100 juta? Dia tidak peduli tentang Paman dan dia benar-benar tidak menghormati Paman! Buktinya dia mengirimi Paman jimat ini melalui kurir, itu menunjukkan bahwa dia tidak punya nyali untuk menemui Paman! Jika Charlie bukan pembohong, kenapa dia melakukan ini?"

Adam terus berteriak, "Paman Kedua, mengapa kita tidak meminta seseorang untuk memukuli Charlie agar kita bisa mendapatkan uang kita kembali? Jika tidak, Charlie akan melarikan diri, maka kita akan rugi besar!"

"Diam dan biarkan aku memikirkannya," ujar Graham sambil mengusap alisnya. Dia menatap simbol di cangkang dan dia sama sekali tidak yakin apakah itu memiliki kekuatan magis atau spiritual.

Setelah ragu sejenak, Graham memanggil semua anggota keluarga Quinton lalu dia berkata, "Ini adalah masalah hidup dan mati bagi keluarga Quinton. Oleh karena itu, ini sangat penting bagiku. Besok, aku sendiri yang akan mengunjungi Charlie untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Untuk saat ini, aku ingin semua orang setiap saat membawa jimat kedamaian yang diberikan Tuan Yaleman kepada kita! Jangan dilepas!"

"Baik!"

"Paman Kedua, aku ingin ikut denganmu!" ujar Adam sambil menggertakkan gigi. "Karena Charlie telah melakukan banyak hal yang merugikan aku dan keluarga kita. Aku harus pergi ke sana dan aku sendiri yang akan mematahkan kakinya!"

"Kamu? Apakah kamu yakin bisa melakukannya?"

Graham mengerutkan kening sebelum menjawab, "Jika kamu benar-benar ingin ikut, pastikan kamu membawa beberapa pengawal besok. Aku akan memeriksa dulu, apakah besok Charlie ada, jadi kita bisa bersiap untuk menghadapinya."

Setelah dia selesai berbicara, Graham terdiam sejenak sebelum mengingatkan Adam lagi, "Ingat, aku tidak memintamu untuk menyusahkan Charlie. Aku tidak ingin kamu bertindak sembarangan dan dipukuli lagi!"

Adam sangat gembira saat ini dan dia langsung menjawab, "Aku mengerti."

Graham melanjutkan berbicara dengan suara serius, "Meskipun keluarga Quinton bukan keluarga paling bergengsi di Aurous Hill, aku tidak akan mentolerir siapa pun yang mencoba menipuku. Jika ada yang mencoba menipuku, aku juga akan membalas dengan cara yang tepat! Jadi, aku harus menyelidiki masalah ini lebih dalam lagi dan mencari tahu apakah Charlie benar pembohong. Jika dia telah berbohong dan memperlakukan aku seperti orang bodoh, aku tidak akan membiarkannya begitu saja!"

 
Next Post Previous Post