Bab 145 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Graham tiba di rumah Charlie pagi-pagi sekali.

Dia menunggu di luar rumah Charlie hingga Charlie keluar dari rumah menuju pasar untuk membeli sayuran. Setelah itu, Graham menyapanya lalu dia memberikan kartu kreditnya ke Charlie.

Kali ini, Graham berkata ke Charlie bahwa di kartunya terdapat beberapa ratus juta dolar dan sepertinya Graham bersedia untuk menghabiskan seluruh kekayaannya untuk menyelamatkan keluarga Quinton.

Kali ini, Aurora menemani Graham dan dia tidak bersikap sombong seperti sebelumnya.

Bahkan, dia sangat menghormati Charlie.

Semenjak Adam berada dalam masalah, keluarga Quinton mengalami kejadian aneh dan tidak bisa diprediksi. Kakeknya jatuh sakit dan kesehatannya memburuk tanpa ada penyebabnya. Aurora tahu yang bisa menyelamatkan keluarganya hanya Charlie! Setelah menyerahkan kartu kredit ke Charlie, Graham berlutut di depan Charlie sambil menangis dan memohon, "Tuan Wade! Tolong selamatkan keluarga Quinton. Tidak masalah jika aku mati, tapi putriku masih sangat muda..."

Aurora juga berlutut di samping ayahnya sambil menangis berkata, "Tuan Wade, tolong selamatkan keluarga Quinton, dan jika memungkinkan, aku bersedia memberikan hidupku untuk keselamatan ayahku."

Graham menjadi sangat marah kali ini dan berteriak kepadanya, "Omong kosong apa yang kamu katakan?"

Charlie menggelengkan kepalanya dan menarik mereka untuk berdiri. Saat dia memegang tangan Aurora yang lembut, Charlie merasa sedikit tidak nyaman.

Setelah berdiri, tampak wajah Aurora memerah karena sedikit malu.

Charlie berkata, "Jangan khawatir, aku akan berusaha semampuku untuk menolong keluarga Quinton terhindar dan bertahan dari bencana ini. Aku akan menolong keluargamu agar selamat."

Ayah dan anak perempuannya tersentuh saat mendengar kalimat tersebut, dan mereka ingin kembali berlutut, tapi kali ini Charlie menghentikan mereka. "Tolong berhentilah berlutut di depanku. Itu tidak baik. Kalian berdua boleh pergi, aku akan menghubungi kalian setelah aku mendapatkan informasi."

"Terima kasih, Tuan Wade!" Keduanya berterima kasih lagi kepada Charlie sebelum mereka berbalik dan pergi.

Ketika Charlie kembali ke rumah, setelah membeli sayuran di pasar, Jacob menghampirinya lalu dia bertanya, "Charlie, apakah kamu berbicara dengan Tuan Quinton di luar rumah pagi ini?"

"Iya, dia ingin membahas sesuatu denganku."

Kali ini, Jacob tidak bisa menahan ucapannya, "Aku lihat ekspresinya tidak baik. Sepertinya telah terjadi sesuatu yang buruk, apakah terjadi masalah karena apa yang kamu katakan waktu itu saat di Jalan Antik?"

Jacob selalu merasa khawatir mengenai masalah itu, karena dia tidak percaya kalau Charlie tahu apa yang dia lakukan.

Charlie tersenyum saat dia menjawab, "Ayah, jangan khawatir. Tuan Quinton mampir karena dia memintaku untuk mengusir roh jahat di rumahnya. Dia juga memberikan kartu kreditnya dan memberitahuku untuk membeli apa pun yang bisa menolongnya di pelelangan besok."

Jacob, terkejut sejenak sebelum ia bertanya. "Berapa banyak uang yang ada di kartunya?"

Charlie menjawab dengan santai, "Beberapa ratus juta dolar."

"Sebanyak itu?"

Mata Jacob terbelalak, saking terkejutnya dia memegangi dadanya dan kehilangan kata-kata. Dia hampir terkena serangan jantung!

Kali ini, Jacob memegangi tangan Charlie. "Charlie, kamu tidak seharusnya berbohong kepada orang lain. Keluarga Quinton memberikanmu uang sebanyak itu untuk menolong mereka, tapi bagaimana jika terjadi sesuatu? Bagaimana kalau mereka tahu bahwa kamu berbohong kepada mereka? Apakah mereka akan membunuh keluarga kita? Aku ingin kamu mengembalikan uangnya."

"Ayah, jangan khawatir, aku tahu apa yang harus aku lakukan. Aku berjanji tidak akan ada masalah sama sekali."

Setelah itu, Charlie melanjutkan, "Ayah, urusan ini sangat penting, jadi aku harap Ayah tidak memberitahu Claire dan Ibu. Karena aku takut segalanya bisa menjadi lepas kendali..."

"Aku tahu, aku tahu..."

Jacob mengetahui karakter istrinya.

Wanita itu sangat gila dan hanya peduli tentang uang dibandingkan hidupnya sendiri.

Jika dia mengetahui kalau Charlie memegang kartu kredit yang di dalamnya terdapat uang ratusan juta dolar, dia akan membelanjakan semua uang itu tanpa ragu sama sekali. Lalu, bagaimana mereka akan mempertanggung-jawabkannya ke keluarga Quinton?

Dan beberapa ratus juta dolar!

Jacob merasa jantungnya berdebar mendengar jumlah uang sebanyak itu. Dia terus membujuk Charlie untuk mengembalikan uang itu kepada keluarga Quinton. Tapi, setelah berpikir sejenak, dia sadar jika Charlie tidak terpengaruh sama sekali. Oleh karena itu dia hanya bisa duduk di sofa sambal menghela napas panjang.

Yang bisa dia lakukan sekarang hanya memperhatikan Charlie di pelelangan besok, sehingga dia bisa menghentikannya untuk membeli barang.

Jika keluarga Quinton mengetahui Charlie berbohong kepada mereka, Tuan Quinton sudah pasti akan membunuh seluruh keluarganya!

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel