Bab 98 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie merasa sangat tidak berdaya kali ini. Jacob baru saja merusak vas Yuhuchun tadi pagi, tetapi, begitu dia ke luar rumah, orang tua itu benar-benar memanfaatkan waktu ketika Charlie tidak ada untuk menyelinap ke luar dan menjelajahi Jalan Antik lagi.

Jacob benar-benar tidak belajar dari kesalahan.

Jacob tertawa ketika bertanya dengan nada misterius, "Maksudku, cangkir celadon ini bernilai lebih dari $500.000! Mengapa kamu tidak menebak berapa aku membelinya?"

Claire menjawab ragu, "$3.000?"

"Tidak! Tebak lagi!" Jacob menjawab sambil melambaikan tangan.

"$200.000?"

"Itu juga salah!"

Charlie menatap cangkir celadon yang ada di tangan ayah mertuanya dan dia segera tahu bahwa cangkir itu palsu dan nilainya hanya beberapa ribu dolar.

Kemudian, Jacob tersenyum dan berseru dengan gembira, "Haha! Aku membelinya hanya $300! Bukankah itu luar biasa?"

Mata Claire terbuka lebar terkejut ketika dia menatap ayahnya dengan tidak percaya. "Ayah serius?! Harga cangkir ini hanya $300?"

Pada saat ini, Elaine keluar dari dapur, tertarik dengan kegembiraan Jacob. "Kamu yakin cangkir ini sangat berharga dan tidak palsu?"

Jacob menepuk dada ketika dia menjawab, "Jangan khawatir! Orang yang menjual cangkir ini bukanlah ahli barang antik. Oleh karena itu, aku meminta orang lain untuk memeriksanya dan membenarkan cangkir ini. Dia bilang barang ini asli!"

"Apakah itu benar?" Elaine bertanya sambil memegang salah satu cangkir, tersenyum lebar.

Charlie berdiri di samping sambil mengangguk dengan ekspresi tenang.

Dia tahu kalau cangkir itu adalah palsu, tetapi dia tidak ingin memberitahu kebenarannya karena sangat jarang orang tua itu merasa begitu bahagia.

Jacob sangat gembira dan dia terlihat seperti kucing yang berhasil mencuri ikan! Dia terus melanjutkan kegembiraannya, Jacob berkata sekali lagi, "Penjualnya mengatakan kepadaku bahwa satu set cangkir ini belum lengkap. Lalu, dia bilang bahwa besok bosnya akan membawa sisa cangkirnya ke toko. Besok, aku akan ke toko itu untuk melihatnya lagi. Aku ingin membeli semuanya! Jika aku mempunyai satu set cangkir celadon di tanganku, nilai cangkir ini akan menjadi dua kali lipat! Jika kita beruntung, kita bahkan bisa menjual seluruhnya senilai $6 juta!"

Charlie mengerutkan keningnya sebelum dia dengan cepat menghentikan Jacob. "Ayah, seharusnya jangan terlalu berlebihan ketika bertransaksi barang antik. Aku pikir, dua cangkir celadon itu sudah cukup. Mari kita bicarakan ini..."

Jacob melotot ke arah Charlie sebelum menegurnya. "Apa hakmu untuk mengajariku tentang barang antik? Kamu mau mencoba menghentikan aku?"

Charlie cepat menjawab dengan meminta maaf, "Tidak, tidak, Ayah bisa melakukan apa pun yang Ayah suka."

Setelah mengatakan itu, Charlie tidak lagi peduli.

Lagi pula, bahkan jika orang tua itu ditipu, itu bukan uangnya.

Claire juga berbicara, "Ayah, kenapa Ayah ingin membeli lebih banyak? Lagi pula, kita tidak bisa minum atau pun makan dengan cangkir itu. Kita juga belum memastikan apakah cangkir itu asli atau tidak."

Claire tidak percaya bahwa keberuntungan turun begitu saja dari langit. Jika ayahnya hanya membeli cangkir itu seharga $300 dan menjualnya $500.000, siapa yang tidak akan menjadi kaya?

Ketika Jacob melihat mereka ragu atas barang yang dia beli, dia berbicara dengan nada menghina, "Kalian tidak mengerti apa-apa. Cangkir ini sudah pasti barang antik, dan hanya orang yang punya pengetahuan saja yang bisa mendapatkannya!"

Jacob terus memuja cangkir celadonnya ketika dia berbicara kepada Claire, "Jangan khawatir tentang ini. Ada beberapa orang yang bertengkar denganku hari ini untuk membeli cangkir ini! Aku mungkin saja sudah tidak bisa membelinya lagi besok."

Elaine segera memotong, "Jika memang cangkir itu sangat berharga, kamu harus menemukan cara untuk bisa mendapatkan semua cangkir itu besok!"

Kedua orang tua itu terus memuja cangkir itu sementara Claire diam-diam menarik Charlie ke sebelahnya.

"Aku rasa penjualnya sangat tidak bisa dipercaya. Entah bagaimana, aku merasa itu adalah penipuan. Ayah akan benar-benar mencoba untuk kembali ke sana besok, bisakah kamu menemani Ayah besok ke Jalan Antik untuk memastikan bahwa Ayah tidak tertipu?"

Charlie segera mengangguk. Sejujurnya, jika Claire tidak mengatakan itu, dia sama sekali tidak peduli. Namun, karena istrinya sudah berbicara, dia tidak bisa tinggal diam dan menyaksikan ayah mertuanya ditipu.

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel