Bab 96 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie marah. "Apa kamu pikir bisa lari dari ini semua dengan diam saja, pria gemuk? Aku ingin kamu tahu, ini adalah Aurous! Apakah kamu tidak tahu orang-orang yang ada di dalam ruangan ini semuanya memiliki kekuasaan di area ini? Mereka bisa membuatmu mati di selokan, jika mereka mau! Aku sarankan katakan yang sejujurnya kepada kami sesegera mungkin, jika tidak, kamu tidak akan bisa menyelamatkan dirimu sendiri!"

Jasmine tahu Charlie hanya menggertak pria gemuk itu, oleh karena itu, dia pun menunjukkan ekspresi tegang dan turut bermain. "Keluarga Moore sangat kuat. Jika seseorang berniat menipu kami, kami pastikan akan memberikannya pelajaran. Lagi pula, jika kami mengampuni mereka, reputasi kami di mata publik pastinya akan rusak!"

Pria gemuk itu terkejut setengah mati. Dia tahu bahwa keluarga Moore memang benar-benar berkuasa di area ini. Jika dia membuat marah Jasmine Moore, sudah pasti dia akan mati di Aurous!

Panik, dia menoleh ke Quilt dengan putus asa. "Quilt, tolong aku! Ini tidak seperti kesepakatan kita!"

Ekspresi Quilt berubah. "Kamu... apa yang kamu katakan? Menipu keluarga Moore dan ingin menyalahkan aku? Aku akan membunuhmu!"

Mengambil pisau dari sakunya, tatapan Quilt terasa dingin saat dia bergegas maju ke arah pria gemuk itu.

Pria gemuk itu menatap Quilt. "Sialan, kamu menikamku dari belakang, bajingan! Kamulah yang memberitahuku bahwa keluarga Moore percaya penuh dengan kemampuan penilaianmu! Kamu yang mengatakan barang sialan ini akan terjual asalkan kamu yang menilainya! Kamu telah menjebakku!"

Jasmine menatap kedua orang itu dengan dingin ketika mereka sedang bertengkar, lalu menoleh ke Charlie. "Maafkan aku, Tuan Wade. Terima kasih telah menemaniku di sini, ayo kita pergi sekarang. Keluargaku akan mengirim seseorang ke sini dan membereskan kekacauan ini."

Charlie mengangguk. "Oke, kalau begitu ayo kita pergi."

Keduanya akhirnya berdiri dan bersiap pergi. Ketika Jasmine berjalan ke luar dari lobi, Quilt berlutut ketakutan. Dia bahkan tidak berani membunuh pria gemuk itu. "Nona, saya mohon ampuni saya! Demi tahun-tahun pengabdian saya untuk melayani keluarga, saya mohon ampuni saya kali ini!"

Sebelum Jasmine merespon, Travis berdiri dan mengejek. "Hah, kamu benar-benar ingin mati, orang tua jelek? Kamu ingin menipuku, dan kamu ingin menipu Tuan kami! Kamu bahkan ingin menipu sebanyak dua sampai $3 miliar! Kamu pikir keluarga Moore akan mengampunimu?"

Wajah Quilt menjadi pucat dan terdiam karena terkejut, kaku di lantai.

Travis kemudian menambahkan, "Bahkan, jika mereka mengampunimu, Travis Lane tidak akan dengan mudah melepaskanmu!"

Quilt menangis dan tubuhnya rubuh ke lantai.

Saat melihat kekacauan ini, Jasmine menggelengkan kepalanya kecewa. "Mohon maaf, Tuan Wade. Ini adalah kesalahan kami telah mempekerjakan bajingan yang tidak kompeten, sungguh memalukan."

Charlie menanggapi, "Di dalam cahaya akan selalu ada kegelapan, Anda tidak perlu menyalahkan diri sendiri, Nona Moore."

Tepat setelah itu, Travis dan Matthew yang berasal dari Lancaster berjalan keluar dari lobi, diikuti dengan Graham dari Keluarga Quinton dari Aurous.

Ketika melihat Charlie, Travis bergegas ke arahnya dan menggenggam tangan Charlie, bersalaman. "Terima kasih Tuan Wade, aku telah terhindar dari penipuan bajingan itu!"

Merasa malu, Matthew, yang berdiri di sampingnya, berseru, "Tuan Wade memang luar biasa! Aku benar-benar tidak menyadari mereka telah mengubah batu itu menjadi giok! Aku sungguh malu terhadap diriku sendiri..."

Graham juga kemudian menghormatinya. "Semua berterima kasih kepada Anda, Tuan Wade. Jika bukan karena Anda, kami bertiga akan bersaing menawarnya. Kami bukan saja akan mengalami kerugian besar, tetapi reputasi keluarga kami juga akan terancam!"

Charlie tersenyum. "Jangan dipikirkan. Lagi pula, aku diundang oleh Nona Moore untuk menilai. Aku hanya melakukan pekerjaanku."

Setelah berbincang singkat dan sopan, Charlie dan Jasmine memasuki mobil, dan taman kembali tenang.

Ketika mereka pergi, Charlie menyadari ada beberapa orang di sini yang berpakaian serba hitam bergegas masuk. Sepertinya nasib dari Quilt dan pria gemuk itu telah diputuskan.

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel