Bab 93 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Jasmine cuma bercakap fakta. Ia amat berdaya upaya, bahwa Direktur baru dari Emgrand Group ialah lelaki yang misterius.

Lagi pula, ia dapat memperoleh perusahaan yang bernilai ratusan miliar dolar cuma sebab ia inginkan. Sedangkan, ia sama satu kali nggak memperlihatkan parasnya semasa pengerjaan ini. Kelihatannya, kekayaan yang dimilikinya lebih besar dari Emgrand Group.

Untuk diperbandingkan, family Moore semisalnya amat nggak sebanding.

Akan tetapi, ia nggak menyadari bahwa Direktur dari Emgrand Group kini tengah duduk di kursi penumpang.

Charlie, di sisi lain, ialah lelaki yang semisalnya memelihara untuk konsisten rendah hati sebisa mungkin. Walaupun ia dengan santai menanggapi Jasmine, ia nggak pernah minim juga menyatakan info tentang identitasnya.

Dengan kecepatan yang stabil, sejumlah menit lalu mreka hingga di semacam taman kecil dket sungai. Taman itu begitu cantik dan rilex. Di sebelah luar, kelihatan minim usang dan simple, namun, di sebelah pada amat megah.

Dari jembatan di atas air yang bening seperti kristal sampai taman bergaya Suzhou dan bahkan paviliun yang begitu elegan, semuanya semisal yang diimpikan oleh manusia.

Sesudah memarkir mobilnya, pelayan memberikan salam pada mreka dan menemani mreka ke pada. Berjalan melintasi taman, mreka masuk ke pada lobi yang dihias dengan dekorasi tradisional Cina.

Saat memasuki lobi, seorang lelaki tua berbulu putih berdiri dan memberi salam pada Jasmine. "Kamu telah hingga, Nona Moore."

Tampak keganjilan di paras Jasmine, namun ia lekas mengangguk ke lelaki itu. "Paman Quilt, Paman pun terdapat di sini."

Lelaki itu mesem. "Tuan katakan, Kamu hendak dateng, jadi aku menetapkan untuk dateng dan mendatangi Kamu!"

"Tuan Quilt ialah kurator dari family Moore. Saya  menduga seseorang dari keluargaku mentransfernya ke sini, untuk berhati-hati kalau terjadi sesuatu yang nggak selesai."

Charlie mengangguk, amat mengerti bahwa ia masuk amat muda dan blum memiliki pengalaman. Bisa dimengerti, kalau mreka mengambil cara  pencegahan.

Quilt menatap Charlie. "Ini ialah kurator yang Nona pekerjakan? Bukankah ia masuk terlalu muda untuk menjadi seorang kurator?"

Lelaki paruh baya yang berdiri di samping Quilt mengomel, "Sobat mengontrak anak ingusan semisal ini untuk mengukur benda antik? Apakah sobat nggak mempunyai cukup orang di family Moore? Apakah saya  butuh mengenalkanmu pada sejumlah kurator? Haha!"

Ekspresi Jasmine menjadi dingin. "Travis Lane, ini ialah Aurous, bkan Lancaster. Bernyali besarnya sobat membuka mulutmu di sini."

Travis mengangkat pundak. "Semisalnya Moore cukup pemarah."

"Kini, kini..." Lelaki paruh baya yang duduk di meja bulat itu mengerutkan alisnya. "Sobat di sini untuk berdagang, bkan untuk berantem, ayo rilex. Sobat pun, anak muda, duduklah."

Jasmine dongkol dan duduk di meja bulat pun.

Saat Charlie duduk, Jasmine mendekat ke arahnya dan berbisik, "Itu ialah Travis Lane, lelaki terkaya di Lancaster. Lelaki yang duduk di bagiannya ialah Matthew Gibson, seorang geomansi yang berefek. Yang barusan baru saja berbincang-bincang ialah Graman Quinton, ketua family Quinton dari Aurous. Keluarganya sudah..."

Charlie lalu melihat lelaki tua yang memakai baju tradisional Cina memiliki warna hijau yang duduk di sebelah Travis. Orang tua itu beruban dan ia nggak semisal manusia, mempunyai aura yang tak bisa didekati. Matanya tertutup, dan bahkan saat Charlie dan Jasmine tiba. Semisalnya nggak menarik kepeduliannya sama satu kali.

Tiba-tiba, Jasmine stop berbincang-bincang. Charlie masuk amat penasaran dengan apa yang hendak Jasmine ngomong setelah itu, namun ia menetapkan untuk nggak memaksa Jasmine.

Ketika semua orang duduk, seorang lelaki gempal dengan baju megah tertawa. "Sebab sobat telah kelar berkelahi, kenapa sobat nggak lanjutkan ke dagang saja? Amati keelokan ini baik-baik! Kalian semua berasal dari family seperti, saya  percaya satu miliar sebatas duit kantong, jadi ayo kini sobat mempertimbangkannya lebih lawas lagi."

Travis menertawai. "Kalau pastinya itu semisal apa yang sobat ngomong, bahwa giok itu dapat mengontrol geomansi dan menenangkan, satu miliar bkan problem."

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel