Bab 83 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Setelah tiba di RS Silverwing, terlihat Douglas sedang berbaring, dipenuhi dengan luka dan memar. Terdapat gips di kaki bagian kanannya dan ia terlihat sangat buruk. Pria itu baru saja ditipu, mengalami patah hati, dan sekarang tubuhnya dipenuhi dengan luka.

Saat melihat kedatangan Charlie, Douglas langsung menangis, air matanya keluar dengan sangat deras.

"Charlie..." Douglas mulai menangis.

Charlie mendekatinya dan membujuknya, "Sudahlah, dia tidak pantas untukmu."

Douglas melanjutkan, "Aku mengejarnya selama 3 tahun, membuang semua harga diriku hanya untuk dia! Aku merasa seperti anjing rendahan penurut yang mau melakukan apa pun yang aku bisa, tapi sekarang, aku sadar sebenarnya aku tidak memiliki apa pun..."

Douglas berkata sembari menangis, "Wanita itu tidak hanya putus denganku, tapi juga menginginkan semuanya! Aku telah menghabiskan seluruh uangku, bahkan menggunakan seluruh tabunganku sebesar $10.000 untuk restoran itu, dan sekarang dia menolak untuk mengembalikannya! Aku sangat buta, bagaimana bisa aku jatuh cinta ke wanita jahat itu!"

Charlie membujuknya, "Douglas, sebagai pria, kamu harus tahu bagaimana untuk melepaskannya. Kamu bisa memulai lagi! Bagaimana dengan lukisan yang kuberikan kepadamu? Lukisan itu memiliki nilai setidaknya $20.000, itu akan menjadi modal yang cukup untukmu memulai bisnis kecil."

Douglas mengangguk, "Ada padaku, terima kasih telah mengingatkanku untuk membawa lukisan itu, jika tidak, dia pasti akan mengambilnya juga!"

Charlie menghela napas, "Kalau begitu selesai, kamu lebih baik istirahat dan melupakan semua ini, aku akan mencarikanmu makanan, dan membayar biaya pengobatanmu."

Airmata jatuh dari pipi Douglas lagi. "Charlie, kamu memang saudaraku yang terbaik! Terima kasih banyak... jangan khawatir, kelak aku akan membayarnya!"

"Ya, ya. Kita saudara, tidak perlu berterima kasih." Charlie menjawab pelan saat dia meninggalkannya.

Charlie tidak membawakannya apapun, karena datang terburu-buru, tapi saat dia melihat wajah Douglas yang memelas. Ia tidak tega meninggalkannya dengan keadaan itu. Oleh karena itu, ia pergi untuk membeli buah dan membayar tagihan Rumah Sakit sejumlah 10.000 dolar untuknya.

Ketika Charlie kembali ke ruang perawatan Douglas, dia melihat pintunya terbuka lebar. Di dalam, dia melihat Lily Lewis yang menempel dengan Jerome Huntt, berdiri di depan tempat tidur Douglas.

Douglas berteriak kepada mereka. "Apa yang kalian lakukan di sini? Untuk menertawakanku!"

Lily tertawa mencibir, "Tidak ada waktu untuk itu?"

Lily meludah ke lantai sebelum melanjutkan, "Aku kesini untuk lukisan itu! Di mana kamu menyembunyikannya? Berikan sekarang!"

Douglas membalas dengan berteriak, "Lily Lewis, lukisan itu merupakan hadiah dari saudaraku, memangnya siapa kamu mau mengambilnya dariku!?"

"Hadiah?" Lily mendengus. "Sekali-kali kamu pakai otakmu. Untuk apa Charlie memberikannya kepadamu? Untuk merayakan pembukaan restoran! Dan siapa pemilik restoran itu? Ayahku!" 

Douglas tidak menyangka Lilly begitu tidak tahu malu. Suaranya bergetar karena marah. "Lily Lewis, jangan keterlaluan! Aku juga menginvestasikan uang $10.000 di restoran itu, dan kamu belum membayarku! Dan untuk lukisan itu, itu adalah hadiah dari saudaraku untukku. Apa kamu ingin aku mengembalikannya? Lukisan itu dihadiahkan kepadaku!"

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel