Bab 82 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie mengangguk, "Mengerti."

Pria tua itu menghela napas panjang, menggosok mukanya, sembari menggerutu, "Jika aku tahu kamu memiliki kemampuan itu, aku tidak akan melarikan diri! Sekarang, aku lelah sekali, dan aku ditampar beberapa kali! Sial sekali hari ini!"

Lalu, ia melanjutkan, "Apakah wajahku masih merah?"

Charlie menjawab, "Sedikit."

Pria tua itu menggerutu sekali lagi. "Katakan kepada ibumu, aku menabrak tiang saat berlari, kalau dia bertanya."

Dalam perjalanan ke rumah, Charlie mampir ke supermarket untuk membeli kebutuhan dapur dan menyiapkan makan malam untuk keluarga.

Lalu dia menghubungi istrinya, Claire Wilson, mungkin Claire menginginkan sesuatu. Tapi, ternyata Claire sedang rapat untuk proyek selanjutnya dengan Doris Young malam ini, maka Doris mengundang Claire untuk makan malam di Emgrand Group.

Saat mendengar hal itu, Doris menggodanya sambil mengatakan, "Tuan, proyek ini sedang berjalan, jadi istri Anda akan sangat sibuk mulai sekarang. Saya harap, Anda tidak keberatan."

Charlie merupakan orang yang pengertian, dan mengetahui jika proyek itu sangat penting bagi istrinya, dia menjawab. "Perusahaan sebaiknya memberikan makanan enak dan pelayanan yang baik untuknya." 

Doris menjawab dengan cepat, "Jangan khawatir, saya akan memberikannya makan malam yang terbaik yang pernah diberikan oleh perusahaan."

"Baiklah, bagus." Charlie mengirimkan pesan kembali. Jika istrinya tidak pulang untuk makan malam, Charlie tidak perlu memasak makanan khusus, dia tinggal memilih beberapa bahan dan membuatkan makan malam sederhana untuk mertuanya.

Setelah makan malam, pasangan tua itu, ke luar untuk berdansa sedangkan Charlie tetap berada di rumah dan menikmati buku yang menakjubkan di seluruh dunia 'Buku Apokaliptik'.

Tiba-tiba, dia menerima telepon dari Douglas Adams.

Charlie sedikit malas untuk menerima teleponnya, orang itu terlalu keras kepala, Charlie telah menasihatinya, tapi Douglas malah membentaknya seperti orang gila. Hal itu sedikit menyebalkan.

Tapi, setalah berpikir ulang, Douglas adalah laki-laki yang perlu dikasihani. Lalu, Charlie memutuskan untuk menjawab teleponnya dan bertanya, "Ada apa?"

Di ujung telepon, Douglas terdengar seperti terisak, "Charlie! Aku minta maaf, aku telah salah terhadapmu!"

Sembari mendengar ratapannya, Charlie berubah lembut dan bertanya, "Kamu sudah tahu kebenarannya?"

Douglas menangis, "Setelah pertengkaran kita, aku menjadi gelisah, maka aku mengecek sistem pelacak yang ada di Iphone-nya. Dan ternyata berhenti di sebuah vila di pinggiran kota, tapi saat aku mengetuk pintu ingin menangkap basah mereka, aku dipukuli oleh pengawal dan pelayannya, kemudian aku dibawa ke Rumah Sakit oleh 120..."

Saat ini, Douglas menangis kembali, "Charlie, ini salahku karena tidak peka, aku salah! Jangan marah kepadaku, kamu teman baikku, temanku satu-satunya! Jika kamu memutuskan hubungan denganku, aku tidak memiliki siapa pun di Aurous Hill ini..."

Charlie menghela napas panjang dan berkata, "Aku tidak menyalahkanmu, kamu dirawat di Rumah Sakit mana?"

"Aku ada di Rumah Sakit Silverwing," Douglas terisak. "Kakiku retak, karena dipukul dengan tongkat bisbol. Dokter memberitahuku, bahwa aku tidak bisa berjalan untuk beberapa hari. Bisakah kamu menolongku untuk menjual lukisan yang kamu berikan kepadaku? Aku membawanya, ketika aku ingin menangkap penipu itu. Aku telah menghabiskan seluruh uangku di restoran itu, aku bangkrut sekarang, jadi aku tidak memiliki uang untuk membayar tagihan Rumah Sakit..."

Saat dia mendengar itu, Charlie berkata, "Mereka tidak memberikanmu uang sedikit pun untuk biaya Rumah Sakit?"

"Tidak..." jawab Douglas.

"Kamu sudah menghubungi polisi?"

"Sudah, tapi polisi bilang, akulah yang salah karena memaksa masuk ke rumah mereka, dan mereka hanya membela diri..."

"Berani sekali mereka!" Charlie sangat marah. "Tunggu aku, aku akan tiba di sana dalam beberapa menit!"

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel