Bab 81 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Raymond tampak kebingungan!

Dia tidak pernah menyangka, bahkan di dalam mimpi tergilanya, vas itu bisa berubah menjadi benda yang paling berharga setelah diperbaiki hanya menggunakan beberapa butir telur!

Dia pun menunjuk ke arah Charlie dan berkata, "Nona, inilah pria yang memperbaiki vasnya..."

Jasmine menatap Charlie, dia bertanya-tanya bagaimana pria muda ini mengetahui teknik restorasi artifak yang telah lama terlupakan.

Di dalam keraguannya, dia tersenyum dan bertanya, "Hai, aku Jasmine Moore, bagaimana aku memanggilmu? Boleh aku tahu, dari siapa Anda mempelajari teknik restorasi barang peninggalan bersejarah?"

Jacob yang masih gemetaran, tercengang ketika mendengar nama Jasmine Moore!

Keluarga Moore!

Keluarga Moore adalah keluarga paling terkenal di Aurous Hill. Pengaruh mereka tidak bisa dibandingkan dengan keluarga elit yang berasal dari East Cliff, tapi di Aurous Hill, mereka yang paling atas di daftar keluarga elit, dan tidak ada yang bisa menyamai mereka!

Dia tidak menyangka, jika dia bertemu salah satu dari mereka di sini!

Sementara, Charlie menyambut hangat saat mengetahui status Jasmine. Keluarga Moore memang kaya, tapi kekayaan mereka hanya bernilai ratusan miliar dolar. Mereka tidak ada apa-apanya, jika dibandingkan dengan keluarga Wade yang kekayaannya mencapai triliunan dolar.

Charlie berkata, "Namaku Charlie Wade, dan aku tidak memiliki guru, bisa dibilang aku belajar sendiri."

Lalu, Charlie melanjutkan, "Aku telah memperbaiki vas Yuhuchun yang dirusak oleh Ayah Mertuaku. Tolong, nilailah dari sisi Anda dan tolong beritahu kami, jika kami masih harus menggantinya."

Jasmine menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, "Setelah perbaikan yang Anda lakukan, vas ini memiliki nilai di atas nilai sebelumnya, oleh karena itu sebaliknya, kami malah berutang kepadamu."

Charlie tersenyum tipis, "Itu menjadi kehormatan bagiku. Karena kami telah menyelesaikan masalahnya, maka kami akan segera pergi."

Jasmine tidak ingin Charlie segera pergi. Dia lalu berkata sembari tersenyum, "Tuan, aku masih belum bisa mengingat nama Anda, boleh aku tahu bagaimana aku bisa menghubungimu? Bisakah Anda meninggalkan nomor telepon Anda, sehingga kami bisa menghubungi Anda di kemudian hari?"

Jasmine mengeluarkan kartu namanya dan memberikannya. "Ini kartu namaku, Anda bisa menghubungiku di nomor ini."

Charlie mengangguk, ketika ia menerima kartu itu. "Namaku Charlie Wade, dan aku tidak memiliki kartu nama."

"Tidak apa-apa." Ujar Jasmine, "Bisakah Anda meninggalkan nomor telepon Anda kepadaku?"

Charlie tampak berhati-hati. Dia merasa mungkin baik baginya untuk memiliki hubungan pertemanan dengannya. Lagi pula wanita ini, Jasmine Moore, terlihat sangat sopan dan baik, tidak sombong atau seperti penguasa. Mungkin tidak ada salahnya, jika dia berteman dengannya.

Lalu, dia memberikan nomor teleponnya.

Setelah pertukaran nomor telepon itu, Jasmine berkata, "Tuan Wade, bolehkah aku mengantarkan Anda pulang?"

Charlie menggoyangkan tangannya dan berkata. "Tidak perlu, terima kasih, aku membawa mobil."

Jasmine mengangguk, "Aku akan mengantarkan Anda ke luar, kalau begitu!"

Jasmine mengantarkan Charlie dan Jacob sampai ke mobil BMW 530 mereka. Dan dia menunggu sampai mereka pergi, sebelum dia kembali ke Vintage Deluxe.

Dalam perjalanan pulang, Jacob bertanya, "Charlie, di mana kamu mempelajari teknik restorasi barang peninggalan bersejarah?"

Di pikiran Charlie, isi dari buku Apokaliptik itu masih diingatnya dengan jelas. Dan tentu dia tidak dapat memberitahukan ke ayah mertuanya bahwa dia telah menemukan buku misterius dan ajaib di dalam vas yang rusak itu. Dia masih memerlukan waktu untuk memahami isi yang luar biasa dari buku tersebut. Bahkan, dia tidak akan memberitahunya pada siapa pun.

Oleh karena itu dia berbohong, "Aku mempelajarinya saat menjadi tukang bersih-bersih di panti asuhan."

Jacob mengangguk, "Untung kamu ada di sana, jika tidak, aku ada di penjara saat ini."

Lalu, Jacob berkata, "Oh, iya! Jangan beritahu Ibu mertuamu dan Claire tentang ini, kamu mengerti?"

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel