Bab 79 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie sangat gembira, dengan cepat memasukkan buku itu ke dalam sakunya, tapi buku itu mendadak menghilang menjadi debu dan tertiup angin.

Ajaibnya, setiap kalimat yang ada di buku, Charlie mengingatnya dengan jelas.

Saat ini, Jacob yang melarikan diri seperti pengecut, telah ditangkap oleh beberapa orang yang berbadan besar dan kuat, lalu membawanya kembali ke toko.

Memperhatikan pipinya yang bengkak, Charlie menduga bahwa ayah mertuanya pasti dipukuli sebelum dibawa kembali oleh mereka.

Wajah Jacob yang memelas, menurut Charlie sangat lucu dan menggelikan.

Berani sekali pria tua itu menjadikannya sebagai kambing hitam, ketika dia dalam masalah! Benar-benar tidak masuk akal! Sedikit pukulan mungkin diperlukan sebagai hukuman untuknya.

Jacob terlihat sangat takut dan gemetar saat ini. Karena dia habis berlari, ia terengah-engah layaknya anjing, berusaha mengambil napas.

Tubuhnya yang lemah dan gemuk membuatnya kesulitan melarikan diri dari kejaran pria yang lebih muda darinya, lagipula dia tidak membawa kunci mobil, bagaimana dia bisa melarikan diri?

Oleh karena itu, tidak dibutuhkan waktu lama untuk mereka menangkapnya. Tangannya terikat di belakang, dan wajahnya terluka akibat beberapa tamparan, sungguh pemandangan yang memalukan.

Setelah Jacob kembali ke toko, Raymond, sang Manajer menggertakan giginya karena marah dan berkata. "Pria tua, kamu pikir kamu bisa melarikan diri setelah merusakkan barang kami? Pelajari dulu, latar belakang dari Vintage Deluxe sebelum kamu melakukan hal yang bodoh!"

Jacob menjawab dengan penuh ketakutan. "Aku tidak bermaksud merusaknya, vasnya terlalu licin."

Raymond berteriak. "Diam! Aku memberikanmu waktu hingga sore ini untuk menyiapkan uangnya. Jika kamu tidak bisa membayarnya, maka aku akan menuntutmu karena sengaja merusakkan barang hak milikku! Nilai vas itu $5 juta, lebih dari cukup untuk membuatmu berada di penjara seumur hidup!"

Jacob gemetar ketakutan. Dia berbalik ke Charlie dan menempel padanya, seolah Charlie adalah kapal penyelamat. "Charlie menantuku! Kamu harus menolongku! Kamu tidak bisa membiarkan mereka melakukan ini kepadaku!"

Charlie mengangkat bahunya. "Tapi, Ayah, aku tidak memiliki uang sebanyak itu!"

Jacob membentak dengan keras, "Kalau begitu, masuklah ke penjara menggantikan aku! Keluarga Wilson telah membantumu sejak lama, sekarang waktumu untuk membalas budi!"

Charlie menatap ayah mertuanya yang memalukan itu dan berpikir bagaimana dia mendapatkan keberanian untuk mengatakan hal itu.

Sebelum Charlie menolak, Raymond menyela, "Hentikan, di Vintage Deluxe, kami melakukan bisnis dengan cara jujur dan terpercaya. Yang melakukan kesalahan yang akan mendapatkan hukuman. Pria tua, kamu yang memecahkan vas itu, jadi kamu yang harus membayarnya!"

Kemudian, Raymond berkata kepada Charlie, "Kamu boleh pergi sekarang, tapi aku sarankan untuk membantu mendapatkan uang untuknya, jika tidak, aku akan menyerahkannya ke polisi jika aku tidak menerima uang itu malam ini!"

Charlie mengangguk.

Jacob berteriak dengan memelas, "Menantuku, kamu tidak bisa meninggalkan aku di sini! Apa yang harus aku lakukan, jika kamu tidak ada?"

Charlie ingin sekali tertawa melihat ayah mertuanya sangat ketakutan, tapi tentu saja dia tidak bisa menunjukkannya.

Charlie hendak pergi dari tempat itu dengan alasan mencari uang dan meninggalkan ayah mertuanya tersiksa sebentar. Tapi tiba-tiba, di kepalanya muncul tentang metode kuno untuk merestorasi artifak dari buku apokaliptik yang dibacanya tadi. Kemudian, sebuah ide muncul di kepalanya.  Dan ia berkata. "Tuan Cole, jika aku bisa memperbaiki vas itu, apakah Anda akan membebaskan Mertuaku?"

Raymond mengejeknya, "Memperbaiki vas itu? Kamu pikir, kamu siapa? Aku beritahu fakta, aku sudah mengirimkan fotonya ke ahli barang peninggalan sejarah di Aurous Hill dan mereka semua bilang itu tidak bisa diperbaiki."

Charlie menggelengkan kepalanya. "Vas itu kan sudah rusak, untuk apa disimpan lagi? Kenapa Anda tidak mengizinkan saya mencoba memperbaikinya?"

Terlihat ekspresi mengejek di wajah Raymond. "Oh, baiklah, kamu memang keras kepala dan penuh percaya diri? Ayo, kita lihat apa yang bisa kamu lakukan!"

Charlie meminta dengan tegas, "Berikan aku kertas beras China, sikat, dan lima telur mentah."

Raymond segera mengabulkan permintaannya tanpa banyak bertanya, karena dia ingin melihat apa yang akan Charlie lakukan. Tidak lama kemudian, dia membawa sekeranjang telur mentah untuk Charlie.

Tapi, dia tetap saja meragukannya, "Memperbaiki sebuah artifak dengan menggunakan telur, hah? Aku tidak pernah mendengar hal demikian, aku peringatkan, jangan menipu, kamu bayar uang ganti ruginya atau kami tuntut Ayah Mertuamu. Lima juta, cukup untuk pria tua ini mendekam di dalam penjara hingga ia meninggal."

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel