Bab 66 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Claire tampak bingung. Apa Charlie memesan tempat untuk makan malam mereka di sini?

Claire tidak bisa menahan dirinya untuk bertanya, "Kamu tidak bercanda, kan?"

Charlie tertawa kecil, "Tentu saja tidak!"

Lalu, Charlie melanjutkan, "Aku sudah memesannya beberapa hari yang lalu, ayo masuk dan periksa jika kamu tidak mempercayaiku."

Claire menggelengkan kepalanya. Charlie tidak pernah membohonginya selama ini, khususnya hari ini. Maka, ia berkata, "Ya, aku mempercayaimu."

Claire mengangkat kepalanya dan bertanya. "Kamu memesan tempat di Sky Garden? Ada pria VIP yang telah memesan seluruh tempat di Sky Garden untuk hari ini, bukankah begitu?"

Charlie menjelaskan, "Tempat yang aku pesan ada di samping Sky Garden, dan kebetulan pemandangannya ke arah Sky Garden. Kita mungkin bisa mengintipnya nanti, siapa yang telah memesan tempat ini! Bagaimana menurutmu?"

Claire tertawa, "Aku tidak usil sepertimu!"

Lalu, mereka memasuki hotel Shangri-La.

Saat mereka sedang menunggu lift, terdengar suara nyaring di telinga mereka, "Hei Claire, kenapa kamu ada di sini?!"

Claire menoleh dan melihat sepasang kekasih berjalan mendekati mereka.

Sang pria mengenakan pakaian yang sangat mewah, terlihat dari pakaiannya pasti dia orang yang sangat kaya yang berasal dari keluarga kaya. Sedangkan sang wanita mengenakan pakaian bermerek, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Matanya dipenuhi dengan kesombongan dan rasa angkuh yang tercermin dari pakaiannya yang mencolok.

Claire mengenal wanita itu, ia adalah Julie Downs, teman sekamarnya saat kuliah, tapi mereka beda kelas.

Walaupun mereka sekamar, tapi mereka berdua tidak begitu akrab, itu karena Julie orang yang penuh rasa bangga dan rasa iri.

Dia selalu berpikir, bahwa Claire tidak pantas dinobatkan sebagai wanita tercantik di kampus, melainkan dirinya. Tapi, jika dibandingkan dengan Claire dalam hal penampilan, bentuk tubuh, sikap, dan kepribadiannya sangatlah jauh berbeda.

Reputasi kuat yang melekat pada Julie–yaitu, genit dan senang berkencan. Rumor mengatakan bahwa dia berkencan dengan banyak pria kaya, dimana para pria itu yang membiayainya selama empat tahun dia berkuliah.

Claire merasa sedikit jengah, tapi ia tetap dengan sopan menyapanya saat mereka berjalan mendekat. "Julie, sudah lama tidak berjumpa. Suamiku dan aku mau makan malam di sini, kamu sendiri sedang apa di sini?"

Julie berbicara dengan nada terkejut. " Wow, sama dong! Kebetulan sekali!"

Julie bertanya pada Claire, "Ruang mana yang kamu pesan? Ruang standar, ruang premium atau ruang mewah?'"

Claire tidak tahu ruang apa yang dipesan oleh Charlie, maka ia menjawab dengan jujur, "Aku tidak tahu, suamiku yang memesannya."

Pada saat itu, Julie baru menyadari keberadaan Charlie yang berdiri diam di samping Claire. Julie menutupi mulutnya dan tertawa kecil saat ia berbicara dengan mengejek. "Oh, jadi ini suamimu, Charlie? Dia yang terkenal sebagai pecundang saat kita masih kuliah!"

Senyumnya terlihat sinis dan tidak menyenangkan.

Wajah Claire tersipu malu.

Julie segera mengendalikan dirinya dan meminta maaf, "Ah, aku minta maaf, aku terlalu berterus-terang dan keceplosan, aku harap kamu tidak tersinggung..."

Charlie merasa kesal. Julie ini sepertinya wanita keji!

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel