Bab 63 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Clinton sangat bingung dengan reaksi Tuan Lee dan dia merasa kesal, tapi teman-temannya masih terlihat berharap kepadanya. Dia segera mencari kontak lainnya.

Kali ini, dia menghubungi Kepala Polisi cabang daerah tersebut.

Dia ingat, jika orang ini memiliki hubungan baik dengan ayahnya.

Ketika teleponnya diangkat, dia segera berbicara. "Hai, Tuan Kent. Ini aku Clinton, Clinton Tucker. Aku ada masalah di area pembangunan..."

Dia menceritakan kembali masalah tersebut.

Pria yang menjawab teleponnya bicara dengan gugup dan berkata, "Clinton, dia orangnya Bill, dan Bill orangnya Don Albert. Aku pikir, lebih baik kamu jangan terlibat dengannya."

Clinton bertanya dengan bingung, "Anda tidak bisa melakukan apa pun tentang ini?"

"Kamu pasti tahu, status Don Albert di kota ini, ini di luar kekuasaanku."

Clinton sedikit kebingungan dan dia mulai panik, "Tidak bisakah Anda membantuku setidaknya berbicara kepadanya?"

Pria tersebut berkata. "Aku minta maaf, aku tidak bisa."

Clinton merasa gelisah dan kesal. "Tuan Kent, aku masih ingat bahwa Anda membutuhkan donasi dari Emgrand Group untuk mobil polisi cabangmu, apa aku benar? Anda tidak menginginkannya lagi?"

Pria itu menghela napasnya dengan kuat, sepertinya dia mulai sedikit emosi dan mencibir dengan dingin. "Clinton Tucker, apa kamu tahu Ayahmu baru saja dipecat dari Emgrand Group?"

"Dipecat?! Kapan?!"

"Setengah jam yang lalu!"

Dan dia menambahkan sebelum menutup teleponnya, "Berpikirlah dahulu sebelum menghubungi orang lain lagi."

Pria dengan luka di wajah tersebut tampak senang saat dia melihat Clinton kebingungan dan menyeringai. "Kenapa? Kamu tidak dapat menemukan siapa pun?"

Clinton baru saja akan berbicara ketika pria itu mengayunkan lengannya dan menampar wajahnya dengan keras! Tamparan itu sangat cepat dan Clinton tidak dapat menahannya, sehingga dia terjatuh ke belakang, membentur meja dan kursi!

Semua orang terkejut dan wajah mereka menjadi sangat pucat! Tapi, tidak ada seorang pun yang berani menghentikannya.

"Kamu berani menamparku?"

Clinton menutupi wajahnya yang terlihat sangat marah dan penuh rasa benci.

"Memangnya kenapa?"

Pria dengan luka di wajah itu tertawa dengan kejam dan menendang perut Clinton, membuatnya terjatuh ke lantai, kemudian dia melompat ke atas tubuh Clinton dan memukulinya dengan kejam!

Clinton berteriak dengan penuh kesakitan ketika dia dipukuli dan tidak ada seorang pun yang menyelamatkannya.

Tidak lama kemudian, wajah Clinton dipenuhi dengan darah, peristiwa tersebut sangat menakutkan.

Dengan ketakutan, Clinton meratap dan memohon, "Bos, Bos! Aku minta maaf, tolong hentikan!"

"Minta maaf?" Pria itu berbicara dengan dingin, "Permintaan maafmu tidak berharga, setelah kamu memperlakukan aku seperti tadi, kamu pikir bagaimana aku bisa bertahan di dunia kegelapan jika aku tidak memukulmu sampai mati!"

Kemudian, dia memerintahkan kelompoknya, "Hajar dia!" Dan mereka kemudian berlari, memukuli dan menendangi Clinton!

Bahkan, beberapa orang memukulinya dengan tongkat bisbol. Peristiwa itu sangat tragis dan menakutkan, sehingga membuat orang di situ menutupi matanya.

Ketika Clinton sedang dipukuli, pria itu berjalan ke arah Douglas dan mengancam, "Karena temanmu membuatku kesal, aku naikkan dari 20% ke 40%! Jika kamu tidak setuju, kamu akan bernasib sama dengan temanmu!"

Douglas ketakutan, tapi jika dia memberikan mereka 40%, itu sama saja bekerja untuk mereka!

Maka, dia mengumpulkan keberaniannya dan berkata, "Jika kamu ingin 40%, lebih baik kamu bunuh aku sekarang!"

Pria berwajah penuh luka itu mengangkat alisnya dan berteriak. "Baiklah!"

Kemudian dia mengeluarkan pisau dari kantongnya.

Semua orang ketakutan melihat kejadian itu, bahkan para wanita mulai berteriak penuh kepanikan.

Melihat pria itu berjalan ke arah Douglas, Charlie berteriak. "Letakkan pisau itu!"

Pria itu menolehkan wajahnya dan mengumpat dengan jengkel. "Siapa lagi yang ingin mati kali ini?"

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel