Bab 62 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Yang terpenting, dia harus mencari cara untuk memperbaiki reputasinya di antara teman kuliahnya. Jika tidak, bagaimana dia akan membanggakan dirinya di depan teman-temannya setelah dipermalukan oleh Charlie dua kali?

Baru saja ia memikirkan bagaimana mengembalikan harga dirinya, tiba-tiba terjadi insiden di pintu masuk restoran.

Terdengar suara yang menarik perhatian semua orang dan mereka semua mencari tahu apa yang sedang terjadi.

Sekelompok pemuda dengan wajah yang menyeramkan masuk ke dalam restoran dengan paksa. Mereka bertato di seluruh tubuhnya, memegang tongkat bisbol, pipa besi, dan yang lainnya. Mereka sepertinya ke sini bukan untuk makan.

Semua orang tampak terkejut dengan pemandangan yang menakutkan, terutama Douglas dan Lily, mata mereka penuh dengan air mata.

Pria dengan luka di wajahnya sudah pasti ketua dari kelompok itu, ia melangkah maju, memeriksa ruangan, dan menunjuk ke arah Douglas dengan wajah menyeramkan. "Bos, kenapa kamu tidak datang dan memberi salam sebelum membuka restoran ini? Apa kamu tidak melihat kami?"

Wajah Lily terlihat pucat. Ia memaksakan untuk tersenyum dan berkata, "Apa... apa yang kalian inginkan dari kami?"

Sebelum pembukaan restoran, dia telah mendengar bahwa terdapat pemeras yang menawarkan perlindungan di lingkungan ini. Pemilik sebelumnya mengatakan telah diperas oleh kelompok ini dan menjadi bangkrut, sehingga dia harus menjual restoran ini.

Mengesampingkan itu, Lily memutuskan untuk menyewa tempat ini dengan harga murah dan mencoba menjalaninya, karena ia merasa orang-orang tersebut tidak akan berani untuk meminta uang jika dia membukanya di siang hari.

Tapi, dia tidak pernah menyangka bahwa kelompok ini akan datang di acara pembukaan restoran mereka!

Pria dengan luka itu berkata lantang, "Jika kamu ingin melakukan bisnis di sini, kamu harus memiliki kesepakatan dengan bos kami Bill sang beruang. Kami tidak minta banyak, hanya 20% dari keuntunganmu dan kamu akan berada di bawah perlindungan kami selamanya. Kamu cukup memanggil kami, jika terjadi sesuatu di masa yang akan datang."

Lalu, pria itu melanjutkan bicaranya. "Tapi, jika kamu tidak setuju, aku minta maaf, kami akan memastikan restoranmu tidak akan bisa beroperasi mulai hari ini!"

Douglas dan Lily terkejut saat mereka mendengar biaya yang harus dikeluarkan.

Dua puluh persen!

Ini perampokan di siang hari!

"Aku memberimu waktu satu menit untuk memikirkannya."

Tiba tiba, Clinton melihat hal tersebut sebagai kesempatan untuk menjadikannya pahlawan!

Ia langsung berdiri dan berkata, "Siapa Bos-mu?"

Pria itu bicara dengan nada menyeramkan. "Siapa kamu? Dan kenapa aku harus memberitahumu?"

Clinton mencibir. "Aku beritahu padamu, ayahku kenal dengan seseorang dari kepolisian dan para gangster di Aurous Hill. Aku akan menelepon Bos pengembang wilayah ini saat ini juga!"

Ekspresi dari pria itu sedikit berubah, ia memperhatikan Clinton dengan seksama dan bertanya. "Kamu mengenalnya?"

"Tentu!" Clinton berkata dengan sombong, "Pergilah, jika kamu tidak ingin ada masalah!"

Pria itu mengerutkan alisnya dengan penuh rasa kesal. "Baiklah, jika kamu bisa meneleponnya, aku akan meninggalkan tempat ini, tapi jika tidak, aku akan menghajarmu saat ini juga!"

Lily menatap Clinton dengan gugup dan berkata. "Clinton, cepat telepon, tolonglah!"

Clinton tersenyum dan berkata. "Jangan khawatir, aku akan menelepon Bos-nya sekarang juga!"

Grup Emgrand memiliki beberapa proyek di kawasan pembangunan ini, yang ada di bawah pengawasan Ayah Clinton. Dan kepala pengembang kawasan ini sering bertemu dengan ayahnya dan itu menjelaskan kenapa dia bisa kenal dengan pria tersebut.

Clinton mengeluarkan ponselnya, menghubungi sebuah nomor dan bicara dengan nada sombong, "Tuan Lee, mengapa ada pemeras di area pembangunan? Mereka bahkan datang ke restoran temanku!"

Terdengar suara yang menjawab dengan gagap." Oh Clinton, apa yang terjadi?"

"Temanku membuka restoran di area pembangunan, dan beberapa gangster datang untuk meminta biaya perlindungan. Aku minta tolong, bisakah Anda mengatasinya untukku."

Pria yang dihubungi Clinton terdiam untuk beberapa saat sebelum menjawab dengan nada pelan. "Aku minta maaf Clinton, itu bukan urusanku untuk mengatasi apa yang kamu bicarakan, dan aku sedang rapat saat ini."

Sebelum Clinton mengucapkan sesuatu, pria itu sudah menutup teleponnya.

Clinton sangat terkejut.

Apa yang terjadi? Tuan Lee biasanya meminta kepada ayahnya untuk mendapatkan investasi dari grup Emgrand, lalu kenapa dia menolaknya sekarang ?

Clinton tidak mengetahui berita tentang ayahnya yang telah dipecat dari Emgrand Group telah tersebar di kelompok pebisnis di Aurous Hill!

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel