Bab 140 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie menolak tawaran Jasmine, "Maaf, Nona Moore, suasana hatiku hari ini sedang tidak bagus karena dua lalat pengganggu, jadi aku tidak akan kembali, mungkin lain kali."

Jasmine meminta maaf lagi, "Aku sangat menyesal, Tuan Wade."

Kemudian, dia kembali ke mobilnya untuk mengambil sebuah kotak kayu dan meletakkannya di tangan Charlie, "Tuan Wade, ini ada hadiah sebagai permintaan maafku..."

Saat kotak itu ada di tangan Charlie, ia bisa merasakan Reiki darinya, maka ia memutuskan untuk menerimanya.

Jasmine sangat senang ketika Charlie menerima hadiah darinya, lalu ia melanjutkan, "Aku akan menunda pelelangan hari ini, dan meminta Finn untuk mengumpulkan dan membenahi timnya yang berada di Perhimpunan Benda Berharga, saat dia siap, pelelangan akan diadakan kembali, dan aku harap Tuan Wade dan Tuan Wilson bersedia datang."

Jacob tercengang saat dia melihat wanita tersebut, dia adalah Nona Moore yang muncul di Vintage Deluxe ketika dia menghancurkan vas antik, bukankah begitu?

Nona Moore sangat baik sekali kepada menantunya. Bahkan, dia menunda pelelangan dan mengatur ulang acaranya demi Charlie! Sungguh sebuah kehormatan yang sangat tinggi, bukan?

Apakah karena vas yang diperbaiki Charlie hari itu?

'Ya Tuhan, aku harus melihat menantuku dengan cara pandang yang beda kali ini.' gumam Jacob Charlie merasakan ketulusan Jasmine dalam masalah ini, sehingga dia mengangguk dan berkata, "Baiklah, ketika Anda mengadakan pelelangan lagi, kami akan datang."

Jacob menyetujuinya dengan cepat, "Ya, ya, kami pasti akan datang."

"Aku senang mendengarnya. Sekali lagi, aku benar-benar menyesal dengan apa yang terjadi hari ini. Berkendaralah dengan aman."

Jasmine membungkuk dan meminta maaf sekali lagi sebelum mengucapkan selamat tinggal dan pergi.

Sepeninggal Jasmine, Jacob memperhatikan tangan Charlie, dan berkata dengan rasa ingin tahu, "Charlie, apa yang diberikan Nona Moore? Bukalah!"

Charlie mengangguk dan membuka kotak tersebut dengan perlahan.

Tiba-tiba, Reiki yang sangat kuat keluar dari kotak tersebut dan memulihkan kembali dirinya.

"Wah, apa ini?" Jacob menjulurkan lehernya untuk melihatnya dengan jelas dan wajahnya berubah menjadi bingung.

Dia melihat benda hitam di dalam kotak yang memiliki ukuran sebesar kepalan tangan, terlihat seperti batu bara tapi memiliki permukaan yang kasar dan sedikit tanah di atasnya.

Setelah Charlie melihat apa yang ada di dalam kotak kayu, jantungnya berdetak kencang dan terkejut dengan kebaikan Jasmine.

Jacob memperhatikan benda hitam itu berulang-ulang. Akhirnya dia merasa kecewa, "Aku pikir itu semacam benda berharga, ternyata hanya bongkahan kayu."

Charlie tersenyum, "Ayah, ini memang kayu, tapi bukan sembarang kayu, kayu ini sangat langka."

Jacob menjadi sangat bingung. "Sebenarnya itu apa?"

"Ini kayu yang tersambar petir."

"Benda ini terbentuk dari kayu yang tersambar petir?" Jacob berkata, "Tapi, kayu jenis ini ada banyak di gunung ketika terjadi hujan badai, lalu apa yang menjadikannya berharga?"

Charlie tersenyum dan berkata, "Ayah benar, sangat mudah mencari kayu yang telah tersambar petir, tapi lihatlah kayu ini, kayu ini telah terbakar hangus hingga membentuk tekstur onyx hitam. Kayu akan menjadi hangus jika terkena temperatur yang sangat tinggi. Ini berarti petir yang menghantamnya sangat besar, mungkin petir terbesar di abad ini."

"Lagi pula, bagian ini sangat hitam dan mengkilap dengan pola garis darah yang samar, menandakan ini adalah bagian inti dari 'Raja Kayu', raja dari segala kayu, yang membuatnya sangat langka."

Jacob mengomel dan berkata "Aku tidak percaya, apa yang membuat kayu tersambar petir menjadi berharga? Itu hanyalah sebuah tipuan. Yang paling bernilai adalah barang antik peninggalan budaya, jika kamu bilang kayu itu disentuh oleh Raja Perancis Louis 14, mungkin baru berharga."

Charlie tersenyum tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Baginya, benda ini memiliki nilai tinggi dan berharga. Tidak hanya memancarkan Reiki yang kuat, dan menurut Buku Apokaliptik, benda ini juga bisa direstorasi.

Tapi tentunya, Jacob tidak akan mengerti hal tersebut.

Oleh karena itu, Charlie tidak terlalu menjelaskan panjang-lebar kepadanya dan menjauhkan kotak itu darinya.

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel