Bab 138 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Kerumunan orang langsung membukakan jalan untuk sepasang pria dan wanita yang berjalan dengan pelan menuju aula.

Sang wanita menggunakan gaun malam berwarna hitam yang melekat di tubuhnya yang sempurna.

Di bawah sorotan cahaya, dia terlihat sangat cantik dan elegan, bahkan cara berjalannya sangat anggun...

Wanita tersebut sangat cantik, bahkan Harold melihatnya tanpa berkedip sedikit pun.

Jasmine berjalan menuju tempatnya dan melihat ke sekeliling. Lalu, melihat dua kursi VIP kosong di baris terdepan, "Di mana tamu VIP-ku? Apakah mereka belum datang?"

Finn Baxendale melihat ke arah informasi tamu dan mengerutkan dahinya. "Nona Moore, dari pintu masuk menginfokan bahwa kartu undangan dari kedua tamu VIP sudah terverifikasi. Mereka pasti sudah berada di dalam, tapi kami tidak tahu di mana mereka sekarang."

Kemudian, dia memerintahkan anak buahnya. "Panggilkan Manajer untuk menemuiku."

Tidak lama kemudian, Manajer berjalan cepat ke arah mereka dan bertanya. "Tuan Baxendale, apakah ada masalah?"

Finn menunjuk ke arah kursi kosong di area VIP dan bertanya. "Ada dua tamu VIP yang telah memverifikasi kedatangannya, kenapa mereka tidak berada di kursinya?"

"Dua tamu VIP?"

Tiba-tiba, wajah orang tua dan pemuda yang baru saja dia usir terlintas di kepalanya.

Apakah...

Tidak mungkin...

Jika mereka memiliki undangan dan mereka adalah tamu VIP, kenapa mereka tidak mau menunjukkan undangannya?

Apakah dia sudah membuat mereka marah?

Tidak...

Melihat kepanikan di wajah Manajer, Finn menatap ke arah penjaga keamanan di sampingnya dan berkata. "Kamu, coba katakan."

Takut akan menyinggung Tuan Baxendale, penjaga keamanan tersebut menceritakan kejadian tadi.

Jasmine merasa kesal setelah dia mendengar penjelasan dari petugas keamanan tersebut. Kemudian dia menatap ke arah Finn dan berkata. "Tuan Baxendale, aku akan menemui Tuan Wade, aku serahkan masalah ini padamu. Aku harap Anda bisa menyelesaikannya, aku tidak suka dikecewakan."

Finn mengangguk. Setelah Jasmine pergi, matanya terlihat sangat marah dan menatap ke arah Manajer. "Apa kamu bodoh? Berani sekali kamu menyinggung tamu Nona Moore??"

Kaki Manajer menjadi lemas, dia berlutut di lantai dan menunjuk ke arah Harold yang berdiri tidak jauh dari dirinya dan menangis. "Tuan Baxendale. Saya tidak bermaksud demikian, orang itu yang membuat saya melakukannya!"

Finn menendang wajah Manajer dengan keras dan mencercanya. "Bodoh! Pergi, kamu dipecat. Aku tidak ingin melihatmu lagi. Dan menurut peraturan pekerja, kamu harus bertanggung jawab untuk semua kerugian hari ini. Aku akan membunuhmu, jika kamu berhutang sekecil apa pun pada kami!"

"Tolong, Tuan Baxendale... saya mohon."

Sang Manajer gemetar ketakutan, menurut perkiraannya kerugian itu nilainya besar, dan dia tidak akan bisa membayarnya bahkan dengan seluruh harta kekayaannya.

"Pengacara akan memberitahumu untuk kompensasinya." Ujar Finn.

Manajer merasa kepalanya sangat pusing, dia berlutut di lantai dan memohon kepada Finn.

Finn menendangnya, lalu dia berbalik ke arah penjaga keamanan dan berbicara dengan suara pelan. "Keluarkan dia, dan patahkan kakinya!"

Bertahun-tahun di dunia bisnis, Finn bukanlah orang yang berhati baik dan lembut. Dia merasa tidak nyaman jika harus memarahi manajernya di muka umum, tapi dia bukan orang yang suka berbelas kasih. "Tuan Baxendale, tolong, saya minta maaf, ini adalah kesalahpahaman, ampuni saya..." Manajer memohon dengan sangat, dan ia gemetar ketakutan.

Dua penjaga keamanan segera mendekat, mencengkeram tangannya dan membawanya pergi.

Finn mengalihkan perhatiannya ke Harold dan berkata ke anak buahnya. "Pergi, dan bawa Harold Wilson untuk bertemu denganku sekarang!"

Sementara itu, Harold terlihat senang karena dia telah mengusir Charlie dan Jacob.  Dia bahkan merasa sangat senang ketika mendengar Presiden dari Perhimpunan Benda Berharga ingin bertemu dengannya.

Semua orang tahu bahwa pria itu sangat kuat dan berpengaruh di Aurous Hill. Apakah ini menjadi pertanda baik untuknya, kekayaan dan keistimewaan akan dimiliki olehnya di masa yang akan datang!

Ketika dia bertemu dengan Finn, Harold memulainya dengan tersenyum dan memberikan pujian. "Oh hai, Tuan Baxendale! Anda sungguh terkenal! Saya terhormat dapat bertemu dengan Anda, Anda memang sungguh berbakat dan menawan!"

Dipenuhi dengan amarah, Finn menendang Harold di perut dan mencacinya. "Sial! Kamu Harold Wilson, kan? Berani sekali kamu membuat tersinggung tamu Nona Moore! Aku akan menghajarmu."

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel