Bab 136 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Jacob sangat terkejut, ini pertama kalinya dia mendatangi acara kelas atas. Dia tak henti memperhatikan sekelilingnya dan dipenuhi rasa ingin tahu.

Dia memegang undangannya dengan sangat erat dan menyerahkannya di pintu masuk, dia khawatir kalau undangan yang diberikan oleh Charlie merupakan undangan palsu.

Pihak keamanan memeriksa dan memastikan kartu undangan tersebut, kemudian dia berbalik ke arah mereka dan berkata dengan sopan, "Selamat datang, selamat menikmati acaranya!"

Jacob bernapas lega dan berjalan bersama Charlie.

Tidak lama kemudian, Harold yang berpakaian seperti menghadiri pesta pantai terlihat berjalan dengan angkuh.

Setelah melihat mereka, Harold terlihat muram, dan wajahnya juga menunjukkan keterkejutan.

Charlie dan Jacob ada di sini!

Apa yang dilakukan oleh kedua pecundang itu di sini? Keluarga Wilson hanya mendapatkan satu kartu undangan dan dia yang memegangnya! Apakah mereka mencoba menyelinap masuk tanpa diketahui seorang pun?

Kemudian dia teringat apa yang dia alami karena Charlie, rasa marah mendadak muncul di dalam dirinya. Dia langsung maju dan berkata dengan gusar, "Charlie, bagaimana kamu bisa ada di sini? Apa kamu tahu tempat apa ini?"

Charlie merasa terganggu ketika mendengar suara Harold.

Jacob tersenyum ke arah Harold, "Hai Harold, kamu di sini juga."

Harold tidak hanya meremehkan Charlie, tapi dia juga memandang rendah Jacob, pamannya sendiri, Harold berkata, "Apa yang kalian lakukan di sini? Kalian punya undangan?"

"Tentu saja!" jawab Jacob.

Harold berkata lagi, "Kalian? Dari mana kalian mendapatkannya?"

Charlie menatap Harold dengan tajam dan berkata, "Harold Wilson, dari mana kami mendapatkan undangan bukanlah urusanmu."

Harold menyeringai, "Kalian hanyalah pecundang, bagaimana kalian bisa mendapatkan undangan dari keluarga Moore? Aku rasa, kalian pasti mencuri dari seseorang agar bisa datang ke acara ini, benar?"

"Gila." Charlie tidak ingin bicara kepada Harold lagi, dia berbalik tanpa berkata apa pun.

Sikap Charlie malah menambah amarah Harold.

Di matanya, Charlie hanyalah seorang pecundang penakut, dia setara dengan pembantu di keluarga Wilson, tidak lebih!

Tapi, saat ini dia juga datang ke Perhimpunan Barang Berharga, Harold melihatnya sebagai penghinaan!

Bagaimana orang rendahan seperti mereka setara dengannya.

Harold melotot ke arah Charlie, dia menunjuk ke arah Charlie dan menghardik, "Katakan, bagaimana kamu bisa ke sini?"

Charlie merasa jengkel dan berkata ke Jacob, "Ayah, jangan pedulikan si bodoh ini, ayo pergi." 

"Berhenti!"

Harold menghalangi jalan mereka dan berkata dengan sombong, "Kenapa terburu-buru? Aku telah menangkap kalian, bukan? Kalian pasti menggunakan cara yang memalukan untuk datang ke sini! Kalian tidak pantas berada di tempat ini, perlihatkan kepadaku undangan kalian!"

Charlie menjadi marah, selama ini dia selalu mengalah, tapi bukan berarti dia harus mengalah terus.

Dia lalu berkata, "Menunjukkan undanganku padamu? Kamu tidak layak untuk melihatnya! Pergilah!"

Harold sangat marah, wajahnya menjadi sangat merah.

Charlie adalah seorang yang lemah, berani sekali dia mengusirnya!

Harold menarik lengan Charlie dan memperingatkannya. "Kalau kamu tidak menjelaskannya sekarang, jangan sekali-kali kamu lari dariku!"

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel