Bab 135 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Ketika Elaine mendengar tentang gelang yang harganya $6 juta itu, matanya terbuka lebar dan berkilau!

"Gelang? Mana? Tunjukkan kepadaku!"

Charlie menjadi sedikit berhati-hati. Dia berkata dengan tenang, "Bu, gelang itu ada di kamar tidurku, tapi aku berencana mengembalikannya."

"Apa? Dikembalikan?" Elaine mengerutkan kening karena cemas. "Apakah kamu sudah gila? Kenapa kamu ingin mengembalikan hadiah yang begitu berharga?"

"Itu hanya bantuan kecil, aku tidak pantas mendapatkan hadiah yang mahal itu."

"Diam!" Elaine berseru, "Karena dia sudah memberikannya padamu, ambillah! Di mana gelangnya? Jika kamu tidak menginginkannya, aku menginginkannya!"

Charlie tahu apa yang ada dalam pikiran licik ibu mertuanya. Dia sebenarnya ingin memberikan gelang itu kepada Claire, tapi dia tidak bisa memikirkan alasan yang cocok, jadi dia mengesampingkannya untuk sementara waktu, siapa yang menyangka bahwa ayah mertuanya akan mengatakannya begitu saja!

Bukannya Charlie tidak mau memberikan gelang itu. Dia punya hampir $10 miliar di kartu ATM-nya, dia mampu membeli semua gelang yang ada di dunia ini!

Tapi, intinya adalah karena ibu mertuanya sangat licik dan norak untuk memakai perhiasan yang begitu berharga. Dia lebih cocok memakai aksesoris murahan, sesuai dengan gaya noraknya.

Namun, Elaine tidak ingin melewatkan peluang itu. Suatu kehormatan dan kebanggaan bisa memakai gelang seharga $6 juta!

Oleh karena itu, dia terus mencecar Charlie, "Di mana gelangnya? Ayo, tunjukkan padaku!"

Claire tahu jika ibunya mengambil gelang itu, mustahil untuk mengambilnya kembali, maka dia menimpali, "Bu, kami pikir lebih baik kita menyimpannya karena ingin mengembalikannya, agar kita tidak merusaknya. Tidak baik mengembalikan barang yang rusak kepada mereka."

"Apa? Apakah kamu benar-benar ingin mengembalikannya?" Elaine bangkit dan menegur dengan keras, "Apa kamu gila?"

Claire tahu bahwa ibunya akan berulah, maka dia berkata dengan tegas, "Bu, hentikan, aku sudah membicarakannya dengan Charlie, kesepakatannya sudah final."

Sebagai ibunya, Elaine sangat peka terhadap temperamen Claire. Dia tidak bisa menghentikannya jika Claire bersikeras untuk mengembalikan gelang itu, maka dia hanya bisa menghela napas, matanya basah oleh air mata. "Sudah cukup sial punya orang bermasalah seperti dia sebagai menantuku, putriku bahkah tidak memihak padaku! Huuhuuu, ini tidak adil!"

Claire membantu memotong makanan di piring Elaine dan menghiburnya, "Sudahlah, Bu, nanti aku akan membelikanmu gelang."

"Benar, ya! Kamu sudah berjanji, jangan mengingkari janjimu!"

***

Di hari pelelangan.

Ketika Charlie keluar dari kamarnya pagi-pagi sekali, Jacob sudah menunggu dengan cemas di ruang tamu dan menyapanya begitu melihatnya.

"Charlie, ayo kita pergi, jangan sampai terlambat!"

Jacob sangat bersemangat ketika memikirkan pelelangan, dia tidak bisa tidur. Dia menunggu Charlie di ruang tamu sebelum matahari terbit dan menariknya untuk pergi saat Charlie muncul.

Perhimpunan Barang Berharga adalah asosiasi peninggalan budaya dan barang antik yang didirikan oleh sekelompok penggemar peninggalan budaya di Aurous Hill. Tempat perkumpulannya di sebuah rumah bangsawan yang terletak di pinggiran kota yang indah.

Desas-desus mengatakan bahwa pimpinan asosiasi tersebut adalah seorang pakar properti di provinsi yang menyukai barang antik dan peninggalan budaya. Dia mendonasikan $100 juta sebagai modal awal dan mengumpulkan sekelompok taipan bisnis yang memiliki minat yang sama untuk membentuk Perhimpunan Barang Berharga.

Charlie dan Jacob tiba di pintu rumah bangsawan Perhimpunan Barang Berharga dan memarkir mobil di tempat parkir. Ketika mereka keluar dari mobil, mereka melihat ke sekeliling dengan penasaran.

Pemandangan di sekitarnya sangat mempesona dan tenang dipenuhi dengan kemewahan. Selain itu, semua mobil yang diparkir di rumah bangsawan itu adalah mobil mewah, dan sejelek-jeleknya mobil yang ada di situ adalah mobil Porsche.

Namun, mobil BMW seri 5 Charlie menjadi pusat perhatian di antara mobil yang mahal dan bersinar itu.

Jacob pun memasuki rumah itu.

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel