Bab 120 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie menatap Loreen dan berpikir, 'Kamu selalu memandang rendah aku, untuk apa aku memberitahumu? Hal itu akan menjadi masalah bagi kita berdua.'

Jadi, Charlie memutuskan untuk merahasiakannya.

Sebenarnya, dia menyelamatkan Loreen demi istrinya Claire, bukan karena dia memperlakukannya secara khusus.

Melihat pria di depannya tidak mengucapkan sepatah kata pun, Loreen mengerti bahwa dia tidak ingin mengatakan identitasnya, maka Loreen menghentikan pertanyaannya.

Tapi, dia merupakan wanita dengan kepribadian yang menolak untuk bergantung kepada pria apa pun kondisinya. Dia merasa aneh dan tidak nyaman karena tidak bisa menyatakan rasa terima kasihnya atas pertolongannya.

Ketika dia ingin bertanya lagi, terdengar suara di telinganya...

"Lepaskan celanamu."

Loreen terperanjat, dia merasa gelisah ketika melihat pria bertopeng itu memperhatikannya dari kepala hingga ujung kaki.

Dia pikir dia telah lolos dari sarang harimau, tapi dia terjatuh ke sarang serigala!

Memperhatikan keadaan sekelilingnya, dia berada di daerah yang tidak dia ketahui, pria ini sangat kuat, tidak akan ada yang mendengar teriakannya walaupun dia berteriak keras.

Loreen merasa putus asa dan dia mengeluarkan peringatan. "Jangan berani kamu menyentuhku! Aku tidak bisa diperlakukan seenaknya oleh siapa pun! Aku lebih baik mati sebelum kamu melakukan sesuatu kepadaku!"

Charlie terkejut dengan penolakan dari Loreen, dia merendahkan suaranya dan berkata sembari menunjuk ke arah kaki Loreen. "Tusukan itu telah melukai otot pahamu yang dekat dengan aorta, jika tidak dirawat, kakimu akan lumpuh. Jika aku membawamu ke Rumah Sakit tanpa menghentikan pendarahan, kamu akan kehilangan banyak darah dan itu akan terlambat. Menurutmu apa yang harus aku lakukan?"

Loreen menatapnya dengan penuh kekaguman, pipinya tiba-tiba menjadi merah.

Dia pikir pria tersebut mencoba melakukan sesuatu kepadanya, tapi...

Charlie menghela napasnya ketika dia melihat Loreen menatapnya kembali.

Loreen lalu bertanya. "Bisakah kamu menolongku untuk menghentikan pendarahannya?"

Charlie mengangguk dan berkata, "Ya, aku mempelajari pengobatan Cina dan bisa menggunakan teknik akupuntur untuk menghentikan pendarahan dan mengurangi dampak dari cederamu. Dan kamu punya waktu untuk ke Rumah Sakit melakukan perawatan selanjutnya."

"Terima kasih." Loreen bergumam, wajahnya memerah seperti tomat.

Dia memperhatikan lukanya dan merasa malu.

Luka dari tusukan itu berada di area paling atas, dia harus melepaskan celananya agar pria itu dapat merawat lukanya.

Tapi, bukankah itu berarti pria itu akan melihat keseluruhan kakinya jika dia melakukan apa yang diperintahkannya?

Loreen terbiasa oleh aturan ketat dari keluarga Thomas, dia selalu menjaga jarak dari pria lain, dan tidak membiarkan mereka melakukan kontak fisik dengannya juga.

Lagi pula, dokter keluarga mereka merupakan dokter yang sangat terkenal, dia ragu hanya dengan akupuntur dapat menghentikan pendarahan dan merawat lukanya.

Loreen mencoba memikirkan keadaannya dan akhirnya berkata. "Terima kasih atas pertolongannya, tolong bawa aku ke Rumah Sakit, aku pikir aku bisa."

Charlie tahu apa yang Loreen pikirkan.

Loreen pasti berpikir jika lukanya tidak serius dan pergi ke Rumah Sakit merupakan pilihan terbaik. Tapi, dia tidak tahu bahwa dia merasa lebih baik karena Charlie telah mengalirkan reikinya ke tubuhnya saat dia menggendongnya.

Jika tidak, bagaimana dia bisa bertahan hingga sekarang? Dia akan mati karena kehilangan banyak darah!

Loreen benar-benar berpikir, luka yang dideritanya tidak serius, dia mencoba berdiri, tapi setelah ia bergerak lukanya terbuka kembali dan darah kembali keluar dari lukanya.

Pandangannya menjadi gelap, kakinya menjadi lemas dan dia terjatuh lagi ke tanah. Wajahnya menjadi pucat sepucat salju.

Charlie berkata. "Benar kan? Aku sudah bilang kepadamu, jika kamu bergerak lagi, kamu bisa ucapkan selamat tinggal pada kakimu, bahkan jika kamu pergi ke Rumah Sakit sekarang, akan sulit untuk merawatnya. Lagi pula, kamu sudah kehilangan banyak darah, kamu akan mati karena kehilangan banyak darah sebelum ambulans datang, jadi kamu mau pilih perawatan atau mati, pilih sekarang!"

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel