Bab 118 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Ketika Harold melihat pipa besi tersebut diarahkan kepadanya, dia menjadi sangat ketakutan!

Tiba-tiba saja, dia menarik tangan Loreen dan mendorongnya ke arah sekelompok pria itu lalu dia berlari menuju mobilnya, membuka pintunya, dan mengendarai mobilnya tanpa berpikir panjang.

Loreen berteriak ketika dia didorong ke arah pria tersebut, dan dia sangat marah ketika melihat Harold melarikan diri seperti kucing ketakutan.

Sial! Harold Wilson memang pecundang dan pengecut!

Setelah menyebabkan peristiwa itu, dia masih memiliki keberanian untuk mendorong seorang wanita dan menjadikannya sebagai tamengnya di saat seperti ini dan melarikan diri!

Dia pria menjijikkan di dunia!

Pemuda itu mengutuk dengan keras ketika melihat Harold melarikan diri.

"Dia! Meninggalkan seorang wanita dan melarikan diri! Benar-benar pecundang!"

Kemudian pemuda itu berpaling ke arah Loreen dan membentak. "Cantik, panggil dia kembali, jika tidak, kamu yang berikutnya!"

Loreen berkata dengan panik, "Dia dan aku baru saja berkenalan, tolong jangan libatkan aku dalam urusan kalian berdua."

Pemuda itu menunjuk ke arah perban di kepalanya dan berteriak. "Aku mendapatkan enam belas jahitan di kepala! Aku tidak akan puas, jika aku belum membalaskan dendamku! Jika dia tidak kembali, aku akan membawamu pulang dan menghabiskan malam ini bersamamu sebagai gantinya!"

Loreen menjerit dengan penuh ketakutan. "Apa? Kamu tidak bisa melakukannya, itu melanggar hukum!"

"Melanggar hukum?" pemuda itu berteriak. "Kamu pikir kamu bisa berbicara hukum denganku? Akulah hukumnya! Setelah aku selesai denganmu, kamu akan tahu hukum yang sesungguhnya!"

Loreen tiba-tiba merasa bergetar, penuh dengan rasa takut dan putus asa.

"Aku... aku akan meneleponnya sekarang!"

Loreen mengeluarkan ponselnya dan menelepon Harold. Harold sedang mengemudikan mobilnya menjauh sesegera mungkin. Sebelum sekelompok pria itu bisa mengejarnya, jantungnya berdetak kencang ketika Loreen menghubunginya.

Sial!

Sebelumnya, yang dia mampu pikirkan hanya melarikan diri dan melibatkan Loreen dalam prosesnya. Wanita itu pasti benar-benar mengutuknya saat ini!

Sial, kesialan yang terus-menerus!

Awalnya dia ingin mendekati Loreen, lalu dalam prosesnya dia akan terhubung dengan keluarga Thomas dan akan menaikkan reputasi keluarganya.

Tapi, dalam proses ini dia telah sangat menyinggung Loreen.

Bagaimana dia akan menjawab teleponnya kali ini?

Alasan mengapa Loreen menghubunginya pasti untuk memintanya kembali, bahkan orang yang bodoh pun tahu itu.

Tapi, apakah ia akan tetap hidup, jika ia kembali? Para pria tersebut sangat kejam dan mengintimidasi lawannya dengan pipa besi di tangan mereka, bahkan jika mereka tidak membunuhnya, pasti akan membuatnya cacat seumur hidup.

Jika dibandingkan dengan sebuah hubungan, maka tetap hidup menjadi sesuatu yang lebih penting!

Sehingga, dia memutuskan untuk mengabaikan telepon Loreen dan terus menjauh dari tempat kejadian!

Loreen merasa putus asa dan kecewa saat teleponnya tidak dihiraukan, ia memohon kepada pemuda tersebut, "Aku bisa memberikanmu uang, lepaskan aku, aku tidak terlibat di dalam urusan kalian."

Pemuda itu menyeringai, "Aku tidak ingin uangmu! Aku ingin kamu!"

Seluruh tubuh Loreen bergetar penuh ketakutan, dia tahu jika dia tidak melakukan sesuatu maka pria ini tidak akan melepaskannya.

Jadi, Loreen mengumpulkan keberaniannya, dan menendang ke selangkangan pemuda itu saat dia lengah.

Pemuda itu tidak menyangka, Loreen berani melawan, dia berteriak kesakitan dan kehilangan cengkeramannya, dan dengan refleks dia mengayunkan pisau ke arah Loreen!

Loreen ingin berlari, tapi dia merasakan sakit yang luar biasa berasal dari pahanya, dia berteriak dan terjatuh ke tanah.

Pisau itu telah melukai kakinya, darah keluar dari lukanya yang sangat parah.

"Kamu pikir, kamu bisa lari dariku?!"

Pemuda itu lalu menjambak rambut Loreen dan berkata,

"Selamat, kamu baru saja membuatku kesal. Saudara-saudaraku dan aku akan mengurus dirimu dengan baik malam ini!"

Pipi Loreen basah karena air matanya yang mengalir deras.

Dia baru saja melihat kematiannya, dia tahu pemuda ini tidak akan melepaskannya, dan dia takut jika dia akan mati di tangan pemuda tersebut.

Untuk kali ini, tidak ada yang bisa menyelamatkannya dari mereka.

Tapi, dia tidak menyadari ada mobil BMW hitam yang mendekati mereka dengan pelan. Charlie yang berada di balik kemudi, mengerutkan keningnya ketika dia melihat Loreen!

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel