Bab 114 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Loreen segera pergi ke ruangan Doris begitu dia menerima teleponnya. Charlie mengambil kesempatan itu dan segera turun ke lantai bawah.

Charlie melihat Claire berjalan ke luar, terlihat lelah dan lemas begitu sampai di mobil.

Claire kelelahan karena beban kerja yang berat dari proyek hotel. Dia berkata dengan lemas, "Ada banyak sekali pekerjaan di tanganku, 24 jam tidaklah cukup."

Charlie berkata dengan berat hati, "Bagaimana kalau mendelegasikan beberapa pekerjaan kepada orang lain? Atau mungkin jangan lakukan itu."

"Tidak mungkin," ujar Claire, "Aku baru saja ditunjuk sebagai Direktur, aku harus bekerja keras untuk memperkuat dan mengukuhkan kedudukanku di perusahaan, jika tidak, sepupuku akan mengambil alih kapan pun dia melihat ada kesempatan."

Claire sangat kesal saat ekspresi menjijikkan Harold muncul di benaknya. Pria yang menyusahkan itu terus menentangnya dan selalu melakukan hal-hal yang merugikan dan bertentangan.

Dalam perjalanan pulang, Claire memejamkan mata untuk beristirahat sementara Charlie fokus mengemudi tanpa mengganggunya.

***

Sementara di ruangan Doris.

Doris memberitahu Loreen tentang jabatan barunya, yang membuat Loreen sedikit terkejut dan bingung.

Dia belum lama diangkat sebagai Direktur Administrasi, dan sekarang dia dipindahkan ke Departemen Penjualan. Mengapa?

Penjelasan yang diberikan Doris kepadanya adalah, "Menurutku, kamu sangat handal dan berbakat, bakatmu akan sia-sia jika bekerja di bagian administrasi. Aku melihat kembali resumemu, kamu memiliki gelar sarjana dalam manajemen bisnis dan pemasaran, itulah mengapa menurutku penjualan adalah posisi yang paling cocok untukmu. Selain itu, divisi penjualan dan pemasaran lebih penting bagi perusahaan dari pada divisi lainnya. Aku yakin, jika kamu dapat melakukan pekerjaan dengan baik di posisi baru, kamu akan memiliki prospek yang lebih baik."

Sebenarnya, Doris tidak mengada-ada.

Posisi penjualan memang jauh lebih penting dari pada administrasi.

Departemen penjualan adalah departemen penting yang menghasilkan pendapatan dan keuntungan bagi perusahaan, sedangkan bagian administrasi lebih mengurus rumah tangga perusahaan yang bertanggung jawab atas hal-hal yang sepele.

Loreen tidak terlalu memikirkannya. Dia merasa bahwa jika dia dapat bekerja dengan sangat baik di departemen penjualan dan membawa keuntungan bagi perusahaan, Direktur pada akhirnya akan memperhatikannya!

Jadi, itu kabar baik untuknya!

Hal pertama yang dilakukan Loreen setelah keluar dengan gembira dari ruangan Doris adalah menelepon teman baiknya, Claire.

Begitu telepon dijawab, Loreen bicara dengan bersemangat, "Claire, sekarang aku jadi Direktur Penjualan!"

"Benarkah?" Claire duduk, sepertinya senang mendengar berita itu juga. "Itu sangat bagus! Kamu seharusnya bekerja di Departemen Penjualan sejak awal, keahlian kamu terlalu sia-sia apabila kamu bekerja sebagai Direktur Administrasi! Sekarang kamu memiliki lebih banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuanmu, aku yakin kamu bisa menghasilkan sesuatu yang hebat!"

"Hehe!" Loreen berseru dengan nada gembira, "Bagaimana kalau nanti kita makan malam bersama untuk merayakannya? Undang Charlie juga."

Claire bicara dengan nada lelah, "Terus terang, sekarang kami dalam perjalanan pulang, selain itu, aku benar-benar capek hari ini. Kita akan merayakannya lain kali, oke?"

Loreen tahu bahwa Claire sibuk dengan proyek akhir-akhir ini, maka dia dengan cepat berkata, "Tentu saja! Kamu sudah bekerja dengan sangat keras belakangan ini, dengan semua rapat dan lembur. Pulang dan istirahat, kita akan merayakan saat proyek berjalan lancar!"

"Oke," Claire berkata, "Setelah aku menyelesaikan seluruh pekerjaan ini, mari kita berkumpul dan bersenang-senang!

Loreen terkekeh. "Setuju!"

Loreen merasa sedikit sedih ketika dia mengakhiri pembicaraan.

Dia tidak punya banyak teman di Aurous Hill, teman satu-satunya adalah Claire.

Sekarang, setelah dipindahkan ke posisi Direktur Penjualan, dia diberi panggung yang jauh lebih besar untuk membuktikan dirinya, tetapi dia tidak dapat menemukan orang untuk merayakan bersama untuk pencapaiannya ini.

Saat dia menghela napas, putus asa, ponselnya tiba-tiba berdering.

Itu dari Harold!

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel