Bab 112 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Sesudah beberapa saat, Charlie menikmati semburan kekuatan melonjak ke semua tubuhnya seolah-olah merangsang semua indra, tulang, dan darahnya.

Itu ialah Reiki!

Saat ia memperhatikan ke batu itu lagi, Charlie merasa bahwa batu itu kelihatannya menyerap semua kekuatan spiritual yang nggak tampak, beda dari batu biasa yang nggak bernyawa.

Ia coba melaksanakan cara meditasi yang tertulis di "Buku Apokaliptik", namun ia tak bisa mengekstrak Reiki dari batu itu lagi.

Merasa prihatin, ia menjebloskan kembali batu itu ke kantongnya. Secara intuitif, ia merasa batu itu luar biasa, namun ia nggak tau gimana untuk memeriksanya. Semisalnya ia seharusnya mengasah kesanggupannya dahulu, sblm ia dapat melaksanakan sesuatu dalam batu itu lagi.

Charlie bergegas untuk mandi, merasa fisiknya lekat sebab habis berkeringat. Saat ia mandi telah via jam 5 petang, dan ketika itulah Claire meneleponnya.

Di telpon, Claire memberitahu Charlie bahwa ia tengah rapat dengan Emgrand Group tentang rinci proyek dan ia nggak membawa mobil hari ini sebab terdapatnya pengaturan ruang jalan, oleh sebab itu, ia mau Charlie menjemputnya di Emgrand Group dengan mobil BMW 530 bapaknya.

Dengan sepenuh hati, Charlie menuruti permohonan istrinya. Ia minta kunci mobil dalam Jacob dan langsung menuju ke Emgrand Group.

Ia mengeluarkan smartphonenya dan mengabari nomer Claire begitu ia tiba di pintu masuk perusahaan. Claire nggak menanggapi telponnya, namun, ia dengan cepet mengiriminya pesen yang bersuara, "Charlie, saya  masuk rapat dengan tim proyek, bantu tunggu beberapa saat saya  di bawah sekejap, peroleh beri."

"Oke, saya  hendak menunggumu di bawah," sahut Charlie, kemudian keluar dari mobil dan merokok sambil menanti.

Ketika ini, Doris, Wakil Direktur Emgrand Group, meneleponnya dan bertanya, "Tuan Wade, apakah Kamu tengah di perusahaan kini?"

Charlie bertanya dengan rasakan mau tau, "Gimana sobat tau?"

"Aku di ruangan, aku memperhatikan mobil Kamu."

Charlie mendongak dan bertanya lagi sambil mesem, "Apakah terdapat yang mau sobat bicarakan denganku?"

"Ya, benar. Istri Kamu tengah turut rapat, mungkin masuk rada lawas, jadi aku mau tau apakah Kamu milik saat, aku mau mengadukan  pada Kamu tentang kemajuan paling akhir perusahaan."

Charlie merenungkan perkataannya. Pastinya, ia nggak ikut serta dengan perusahaan belakangan ini. Sebagai Direktur, ia tak bisa melalaikan dagang dan perkembangan perusahaan, maka dari itu ia berbicara, "Baiklah, tunggu beberapa saat saya , saya  hendak lekas dateng."

"Silakan langsung ke ruangan Kamu, aku hendak mendatangi Kamu di sana."

"Baik."

Sesudah mengakhiri telpon, Charlie melangkah ke pada gedung, meningkat lift, dan langsung menuju ke ruangan Direktur di lantai paling atas.

Ketika ia keluar dari lift dan menuju ke ruangannya, semacam pintu di belakang tiba-tiba terbuka.

Itu Loreen, ia mau ke toilet saat ia memperhatikan sosok yang diketahuinya ketika akan meninggalkan ruangannya.

Ia nggak menyadari bahwa sosok itu ialah Charlie, namun ia merasa sosok itu amat serupa dengan lelaki misterius di video!

Mungkinkah ia Direktur yang senantiasa mau ia temui? Apakah walhasil ia dateng ke perusahaan?

Loreen amat bahagia!

Lagi pula, sebab utama ia dateng ke Aurous Hill dan Emgrand Group ialah untuk mengetahui Direktur misterius itu dan lalu berusaha supaya dapat menjadi pacarnya. Kalau ia sukses, ia hendak meningkatkan reputasi family Thomas.

Ini ialah tugas urgent yang dipercayakan family padanya, itu pun adalah keberuntungan buat keluarganya.

Akan tetapi, Loreen amat frustasi. Ia sudah bekerja di sini semasa berhari-hari namun ia bahkan blum pernah memperhatikan paras sang Direktur, gimana ia dapat meningkat ke strata sosial selanjutnya dengan seorang lelaki yang blum pernah ia jumpai?

Oleh sebab itu, saat ia walhasil dapat berjumpa dengan figur sang Direktur, ia amat bahagia!

Ia dengan cepet berlari mengejar lelaki itu, mau menyusulnya untuk menyapa, dan lalu mempersembahkan dirinya!

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel