Bab 106 - Si Kharismatik Charlie Wade

 Charlie menjawab dengan dingin sebelum dia berpaling dan pergi.

Ketika Tuan Quinton melihat lawannya pergi, dia berpikir kalau Charlie akan melarikan diri. Oleh karena itu, dia segera berteriak. "Hentikan dia! Siapa yang memperbolehkan dia bertindak seperti ini? Pasti ada orang yang membantu di belakang bocah ini!"

"Aku tidak bisa menyinggungmu?! Hahaha! Tidak ada seorang pun di Aurous Hill yang tidak bisa aku singgung!"

"Ikat dia dan patahkan kakinya! Aku mau tahu, siapa sebenarnya orang yang punya keberanian untuk menyinggung keluarga Quinton!"

Sebenarnya, Tuan Quinton yakin bahwa Charlie adalah seseorang yang dikirim oleh saingan bisnisnya untuk membuat masalah dengannya. Jika tidak, bagaimana dia tahu tentang kecelakaan mobil di awal tahun ini?

Semua pengawalnya segera bergerak, dan mereka bergerak maju ke arah Charlie tanpa ragu sama sekali.

Dua pengawal yang lainnya berjalan ke arah Jacob dan menarik tangannya lalu mereka memeganginya dengan kuat.

Jacob sangat ketakutan, dia tidak habis pikir karena tidak mengira bahwa mereka akan mendapatkan masalah ketika keluar untuk membeli barang antik.

Setelah pengawal itu menangkap Jacob, ekspresi Charlie segera berubah. Dia menendang pria kuat dan berotot di depannya sebelum ke arah Jacob. Setelah itu, dia memukul wajah pengawal itu tanpa ragu sedikit pun.

Buk!

Pengawal yang menahan Jacob ambruk ke tanah setelah Charlie memukul wajahnya. Hidungnya berdarah ketika mundur beberapa langkah, menutupi hidung dengan tangannya dalam sikap siaga.

Pengawal yang lainnya mengambil tongkat listrik, lalu memukul Charlie dengan keras.

"Ahh!" Jacob berteriak ketakutan ketika dia melihat tongkat listrik itu. "Lari, Charlie!"

Sebelum dia menyelesaikan kalimatnya, Charlie berhasil menghindar dari tongkat listrik itu dengan cepat dan lincah. Selain itu, dia mengalahkan pengawal itu dengan waktu singkat dan memelintir tangannya ke belakang, lalu menahannya.

Buk!

Pengawal dengan tongkat listrik itu jatuh ke tanah, menahan rasa sakit ketika Charlie menahan tangannya di belakang. Dia sama sekali tidak bisa melepaskan diri.

Jacob kehilangan kata-kata dan hampir tidak bisa mengenali pemuda yang saat ini berdiri di depannya. Apakah dia sungguh menantunya?

Sejak kapan Charlie menjadi petarung hebat?

Charlie menunduk dan mengambil tongkat listrik itu sebelum bertanya, "Apa masih ada lagi yang ingin menantangku?"

Kerumunan penonton terdiam ketika mereka memandangi Charlie.

Zachary juga terkejut karena dia tidak menyangka kalau Charlie seorang petarung hebat. "Saudaraku, kamu luar biasa!"

Zachary sangat bersyukur karena tidak membuat Charlie marah. Jika tidak, dia mungkin akan terbaring di tanah dengan bahu patah.

Ketika berusaha mengembalikan akal sehat dan kesadarannya, Jacob menatap Charlie dan bertanya dengan terkejut, "Charlie, kamu... dari mana kamu belajar cara bertarung?"

"Ya..." Charlie tersenyum sebelum menjawab santai. "Ayah, aku sebenarnya bosan di rumah ketika Claire bekerja. Jadi, aku menonton TV di rumah. Bukankah ada program gulat setiap pagi di TV? Aku belajar dari mereka."

Sebenarnya, Charlie sudah tahu bagaimana cara bertarung sejak dia masih kecil. Terlebih lagi, dia sangat menguasai tinju dan gulat. Lagi pula, dia adalah keturunan dari pegulat profesional.

Namun, dia tidak bisa mengatakan kebenarannya pada pria tua itu karena dia harus menjaga identitas rahasianya.

Charlie sebenarnya juga terkejut dengan kekuatannya yang sepertinya mengalami banyak peningkatan.

Sepertinya efektifitas dari pertarungannya lebih mematikan dari biasanya.

Ini pasti karena pengaruh dari Buku Apokaliptik.

Tidak hanya itu, Charlie juga bisa merasakan Reiki dari batu kerikil yang dia beli mengalir ke dalam tubuhnya. Dia bisa merasakan kebugaran tubuhnya telah meningkat pesat.

Kerumunan penonton itu bersorak ketika mereka mengagumi Charlie. Dia adalah petarung hebat, setiap orang akan berpikir kalau dia belajar untuk bertarung secara profesional. Siapa yang menyangka, kalau dia sebenarnya belajar cara bertarung dari menonton program di TV!

Dia pasti sungguh berbakat!

"Kamu mendapatkan kemampuan bertarung dengan menonton program di TV!?" Zachary berseru dengan mata terbelalak. Zachary segera berlari ke arah Charlie lalu bertanya, "Saudaraku, bolehkah aku tahu dari saluran atau program TV yang mana kamu belajar? Aku juga ingin mempelajari cara bertarung."

Charlie melihat ke Zachary lalu menjawab singkat, "Saluran olahraga, Quack!"

Next Post Previous Post
Related Post
charlie wade,Novel